21.4 C
Indonesia
Minggu, Oktober 17, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

Diguncang Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 4.3, BMKG Minta Warga Pangandaran Tetap Tenang

PANGANDARAN, ruber.id — Paskagempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.3 pada Senin (19/8/2019) jam 11:00:27 WIB, warga Kabupaten Pangandaran diimbau tetap tenang.

Analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi berpusat pada koordinat 8.09 LS-108.09 BT. Tepatnya, di darat pada jarak 62 kilometer Barat Daya dengan kedalaman 78 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho mengatakan, ditinjau dari lokasi epicenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi yang terjadi merupakan gempa bumi menengah.

Gempa bumi terjadi akibat aktivitas zona subduksi (Megathrust) di selatan pulau Jawa.

Di mana, Lempeng Indo-Australia menyelusup menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Pangandaran dengan skala intensitas I-II MMI,” katanya dalam rilis yang diterima ruber, Senin.

BACA JUGA:  Tak Miliki Program, Kemenag Pangandaran: Pembinaan Mualaf Dilakukan di KUA

Namun, kata dia, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.3 pada Senin (19/8/2019) tersebut.

“Hingga laporan ini dibuat jam 11:17 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” tambahnya.

Dia mengimbau, kepada masyarakat sekitar agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi dari BMKG, karena BMKG akan terus memantau perkembangan dari gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.3 pada Senin (19/8/2019). smf

Foto: ils/net

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles