Wednesday, 8 Jul 2020

Di Tengah Wabah Corona Transportasi Massal Tetap Beroperasi, Warga Diimbau Kurangi Mobilisasi

Baca Juga

Belasan Bintara Polri Ikuti Tradisi Pembaretan di Polres Banjar

KOTA BANJAR, ruber -- Sebanyak 12 anggota bintara remaja Brigadir Polri yang terdiri dari angkatan 43 dan 42 mengikuti pembaretan, Rabu (24/7/2019). Sebelum mendapatkan baret,...

Tokoh Politik di Jawa Barat Komit Jaga Persatuan Indonesia

KOTA BANDUNG, ruber -- Paskaputusan KPU tentang presiden terpilih Pemilu 2019, ratusan tokoh dan kader berbagai partai politik komtimen merajut kembali persatuan untuk membangun...

Ada Bus Arimbi Masuk Terminal Ciakar, Dishub Sumedang: Aneh!

SUMEDANG, ruber.id - Dishub Sumedang mempertanyakan kehadiran Bus Arimbi di Terminal Ciakar, Sumedang, Jawa Barat. Sebab, izin trayek Bus...

Berenang di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Ujang Hilang Tenggelam

PURWAKARTA, ruber.id - Ujang Sulaiman, 37, hilang tenggelam di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (1/5/2020). Kasi Operasi dan...

JAKARTA, ruber.id – Kepala BPTJ Polana B Pramesti memastikan transportasi massal tetap beroperasi di tengah pencegahan penyebaran COVID-19.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) pun mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan layanan angkutan umum perkotaan dengan frekuensi tinggi di Jakarta.

Polana menyebutkan, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden yang meminta semua kebijakan di pusat dan daerah terkait pencegahan penyebaran COVID-19 dapat berjalan efektif.

Polana menjelaskan, selama penyesuaian pola operasi berlangsung, BPJT terus melakukan komunikasi dengan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam hal ini, kata Polana, dengab Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.

“Ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan warga akan layanan angkutan perkotaan tetap terpenuhi,” sebutnya, Kamis (19/3/2020).

Polana menuturkan, sejalan dengan arahan Presiden terkait layanan transportasi yang menekankan pada layanan transportasi publik harus tetap diberikan. Dengan catatan, perlu meningkatkan kebersihan.

Dalam hal ini, kata Polana, BPTJ telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pencegahan Resiko Penularan Infeksi Virus Corona.

Dalam Surat Edaran Nomor: SE.4 BPTJ/2020 yang dikeluarkan tanggal 4 Maret 2020 ini, operator angkutan umum dan koordinator terminal di Jabodetabek diminta untuk melakukan langkah pencegahan penyebaran COVID-19.

Di antaranya dengan melakukan pengukuran suhu tubuh calon penumpang, penyediaan hand sanitizer.

Kemudian meningkatkan kebersihan dan melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami mengapresiasi langkah yang telah dilakukan dinas perhubungan dan operator angkutan umum di Jabodetabek, dalam mencegah risiko penyebaran virus corona.”

“Selama ini, mereka sudah cukup sigap dalam mengantisipasi penyebaran virus dan mengikuti semua anjuran yang ditetapkan dalam upaya pencegahannya,” sebutnya.

Butuh Pemahaman Warga
Polana menyebutkan, komunikasi tidak hanya dilakukan dengan Pemprov DKI Jakarta dan operator layanan angkutan umum.

Tapi juga dengan seluruh pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).

Mengingat, kata Polana, penyebaran virus corona yang berpotensi terus mengalami eskalasi.

Polana mengimbau warga untuk memastikan social distancing, ketika tetap harus melakukan perjalanan.

“Pemahaman dan kerjasama warga sangat dibutuhkan dalam mencegah penyebaran virus corona ini.”

“Di lain sisi, kami pun terus menjalin komunikasi dengan para operator angkutan umum, mengantisipasi kepadatan penumpang di dalam moda transportasi, serta mencegah terjadinya penumpukan penumpang,” ucapnya.

Polana menambahkan, pada dasarnya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah tetap akan menjamin ketersediaan layanan transportasi umum massal.

Sementara itu, jika memang perlu dilakukan penyesuaian pola operasi dengan tujuan untuk melakukan social distancing, langkah tersebut harus dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan.

“Bila nanti penggunaan angkutan umum massal ini sudah berkurang, karena kebijakan untuk bekerja dari rumah, bisa saja penyesuaian pola operasional dilakukan,” tuturnya. (R007/Moris)

Baca berita lainnya: Cegah Corona Masuk Terminal, Ini yang Dilakukan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...