Sunday, 5 Apr 2020

Cikajang Raya FC Dibentuk untuk Bangun dari Mati Suri

Baca Juga

Jumlah DPT Pemilu 2019 di Pangandaran Naik 8.942 Jiwa Dibandingkan Saat Pilgub Jabar

PANGANDARAN, ruber -- Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 di Pangandaran mengalami kenaikan hingga 8.942 jiwa. BACA JUGA: Orang dengan Gangguan Jiwa Punya Hak...

Tim SAR Cari Bocah Tenggelam di Sungai Babakan Ciparay Bandung

BANDUNG, ruber.id - Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian Irgi. Irgi diketahui hilang tenggelam...

Hindari Narkoba, Valerie Jaga Stamina dengan Cara Tidur yang Cukup

Hindari Narkoba, Valerie Jaga Stamina dengan Cara Tidur yang Cukup

Prediksi & Line Up Inter Milan vs Borussia Dortmund: Wajib Menang Nerazzurri

Prediksi & Line Up Inter Milan vs Borussia Dortmund: Wajib Menang Nerazzurri SPORT, ruber.id -- Inter Milan bakal menjamu Borussia Dortmund di Stadion Giusseppe Meazza,...

GARUT, ruber.id — Siapa yang tidak tahu dengan prestasi Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat di bidang olahraga sepakbola.

Banyak pemain yang bermain di klub nasional, berasal dari Kecamatan Cikajang.

Namun, beberapa tahun ke belakang, persepakbolaan Cikajang mengalami kemunduran.

Tidak ada lagi atlet asal Cikajang yang menjadi pelanjut seniornya di persepakbolaan tanah air.

Atas dasar ini pula, tokoh masyarakat Cikajang yang prihatin mencoba membangkitkan kembali persepakbolaan di Cikajang.

Hal ini diwujudkan dengan pembentukkan klub sepakbola Cikajang Raya FC.

Dengan tujuan, membangkitkan kembali persepakbolaan yang dianggap mati suri di Kecamatan Cikajang.

Ketua Cikajang Raya FC Otang Saepulloh menjelaskan, tokoh masyarakat di Kecamatan Cikajang, bersama pegiat sepakbola dan unsur Forkopimda kecamatan, sepakat membentuk klub Cikajang Raya FC.

“Jadi kami berembug, saya yang mewakili Korwil Pendidikan Kecamatan Cikajang, mewakili unsur pendidikan.”

“Kemudian, bersama Forkopimda kecamatan, yaitu pak camat, pak kanit reskrim dari Polsek, Koramil, para pelatih sepakbola.

“Para manajer dan unsur lainnya. Kami ingin mengembalikan lagi potensi yang mati suri di Cikajang,” kata Otang kepada ruber.id.

Tujuan dibentuknya Cikajang Raya FC ini, kata Otang, karena Cikajang dulunya dikenal melahirkan atlet skala nasional.

“Nah, saya dengan pelatih dan yang lainnya semua berpikir mendirikan Cikajang Raya ini,” jelas Otang.

Akhirnya, kata Otang, disepakati bahwa klub Cikajang Raya FC ini, para pemainnya diambil dari empat SSB (Sekolah Sepakbola) yang ada di Cikajang. Yaitu SSB Samba, SSB Sambada, SSB Family, dan SSB Mandala.

“Bahwa kami sepakat dengan para pelatih dan partisipan olahraga sepakbola, keempat SSB yang bergabung di kantor Korwil dalam pembentukan klub Cikajang Raya.”

“Di mana, para pemain-pemainnya akan diambil dari tiap desa sebanyak 12 desa di Cikajang, untuk dibentuk tim dari kecamatan yang lebih profesional,” sebut Otang.

Otang berharap, semua unsur masyarakat di Cikajang, termasuk unsur pemerintahan dapat mendukung terbentuknya Cikajang Raya ini.

Otang menjelaskan, dalam penjaringan bibit atlet ini, Cikajang Raya akan dibentuk sejak dini, mulai dari usia sekolah dasar.

Cikajang Raya, kata Otang, juga saat ini sudah mulai menjaring untuk usia 19 tahun (U19) dan usia 23 tahun (U23).

Dalam waktu dekat, kata Otang, pihaknya akan menyiapkan U12, anak sekolah dasar kelas 5 yang lahir tanggal 1 Januari 2008, untuk mengikuti KOSN (Kompetisi Olahraga Siswa Nasional).

Rencananya, lanjut Otang, KOSN akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020.

“Kemudian, untuk U19, kami akan siapkan menyambut Forkab, dan U23 kami siapkan untuk persiapan Liga 3,” ujar Otang.

Ditemui di tempat yang sama, Pelatih sekaligus Penasehat H Endang Somantri menjelaskan, saat ini, Cikajang Raya juga tengah menjaring pemain U19 dan U23 di lapang Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang.

“U19 ini, kami persiapkan untuk menyambut Forkab, sementara U23 kami persiapkan untuk Liga 3,” ujarnya.

Endang mengaku miris dengan mundurnya persepakbolaan di Kecamatan Cikajang saat ini.

Padahal, kata Endang, sudah diketahui secara umum, Cikajang selama ini banyak menelurkan atlet sepakbola skala nasional, yang mengisi klub-klub besar di tingkat nasional.

Karena itulah, kata Endang, dengan dibentuknya Cikajang Raya ini, diharapkan persepakbolaan Cikajang yang mati suri itu kembali hidup dan bangkit memulai kembali kejayaannya.

Sementara itu, Manajer Cikajang Raya Dede Meki berharap, terjalin kekompakkan di antara pengurus, pelatih, dan pemain Cikajang Raya.

Kuncinya, kata Dede, dengan kebersamaan membangkitkan kembali persepakbolaan di tanah Cikajang.

“Harus seirama antara pengurus, harus dengan kebersamaan. Kita besarkan bersama Cikajang Raya ini,” kata Dede Meki.

Ditanya soal struktur kepengurusan, Wakil Ketua Cikajang Raya FC Budi Irmawan menyebutkan, Struktur Cikajang Raya FC adalah sebagai berikut:

Penasehat: H Endang Somantri,
Manajer: Dede Meki Somantri, Ralik Hudaya Effendi,
Ketua: Otang Saepulloh,
Wakil: Budi Irawan,
Sekretaris: Rivan Hadi MR
Bendahara: Dedi Supriatna,
Humas: Dani Ramdani
Pelatih: H Endang Somantri; Dede Ahmad Yusuf; Aten Jajat Supriajat; Budi Irmawan; Hildan Hidayat; Febri; Dede Garfit; Rudi Geovani; Iki; Agun; Pendi; Yoni; Indrasani; Beni Ahmad. (R010/Fey)

Baca berita lainnya: Minim Dana, Perses Terancam Batal Ikut Putaran Dua Liga 3

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Garut Positif Corona Jadi Dua, Pasien Pernah Kontak Langsung dengan 110 Orang

GARUT, ruber.id - Warga Garut, Jawa Barat positif terjangkit COVID-19 tambah satu. Jadi total warga Garut positif corona menjadi dua.

ODR di Sumedang Tembus 18.303, Positif Rapid Test COVID-19 Jadi 14 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Hanya ada satu warga Sumedang, Jawa Barat yang terinfeksi virus corona hingga Sabtu (4/4/2020). Selain itu,...

Hasil Rapid Test 3 Praja Putri IPDN Positif Imunitas Lemah, Senin Dites Swab

JATINANGOR, ruber.id - Setelah hari kemarin, hasil rapid test COVID-19 untuk praja putri IPDN Jatinangor imunitas positif lemah, dua praja putri lainnya...

Peresmian RSUD Pandega Pangandaran via Teleconference

PANGANDARAN, ruber.id - Melalui teleconference, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmikan Gedung RSUD Pandega milik Pemkab Pangandaran, Sabtu (4/4/2020).

Perbatasan Sumedang Bandung di Jatinangor Dijaga Ketat Aparat Gabungan

JATINANGOR, ruber.id - Wilayah perbatasan Bandung - Sumedang di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang dijaga ketat aparat gabungan. Jumat (3/4/2020)...