NEWS, ruber.id – Pemkab Sumedang menargetkan penyelesaian ruas Jalan Parakanmuncang-Sindulang di Kecamatan Cimanggung, pada tahun 2026 ini.
Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir mengatakan, ia telah melakukan peninjauan langsung untuk melihat progres perbaikan jalan yang menjadi akses utama warga. Terutama, bagi warga di kawasan perbatasan kedua desa tersebut.
Ruas jalan ini, dinilai strategis karena mendukung mobilisasi warga dan distribusi hasil pertanian.
Dony menjelaskan, perbaikan Jalan Parakanmuncang-Sindulang telah dilakukan secara bertahap.
Pada tahun sebelumnya, pengerjaan difokuskan di wilayah Desa Cimanggung. Khususnya, di titik-titik yang dianggap rawan kecelakaan.
“Tahun ini, tinggal menyisakan beberapa ratus meter lagi, Insya Allah bisa diselesaikan.”
“Sehingga, seluruh ruas di blok perbatasan Desa Cimanggung dan Tegal Manggung dalam kondisi mantap dan mulus,” ujar Dony.
Secara keseluruhan, panjang ruas Jalan Parakanmuncang-Sindulang mencapai kurang lebih 11 kilometer.
Berdasarkan data terakhir, persentase jalan dalam kondisi mantap di Kabupaten Sumedang telah mencapai 88,06 persen.
Dengan tambahan perbaikan tahun ini, angkanya diproyeksikan meningkat mendekati 89 persen.
“Artinya, tinggal sekitar 11 persen jalan yang belum mantap. Tahun ini, beberapa ruas akan kami tuntaskan. Termasuk yang sedang ditinjau ini, agar capaian terus meningkat,” katanya.
Selain Jalan Parakanmuncang-Sindulang, Pemkab Sumedang juga membidik penyelesaian ruas Cicabe-Cikandang pada tahun ini.
Dony optimistis, secara bertahap seluruh jalan kabupaten dapat dirampungkan hingga 2027, menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Memang ada keterbatasan anggaran, tetapi komitmen kami jelas. Semua ruas yang belum mantap sudah masuk perencanaan dan akan diselesaikan bertahap sampai 2027,” tegasnya.
Pembangunan Infrastruktur Jalan Jadi Prioritas
Ia menekankan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, distribusi hasil panen diharapkan semakin lancar dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani.
“Kalau jalannya bagus, mobilitas orang dan barang lebih cepat, biaya angkut bisa ditekan, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Tak hanya perbaikan jalan, program infrastruktur tahun ini juga mencakup pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), penataan drainase serta gorong-gorong.
Selain itu, pemasangan marka jalan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Bupati juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan setiap kerusakan jalan. Termasuk lubang kecil, agar dapat segera ditangani melalui Unit Reaksi Cepat (URC).
“Partisipasi warga sangat membantu. Lubang kecil pun akan segera kami tangani supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” ucapnya. ***






