19.4 C
Indonesia
Minggu, September 19, 2021
spot_img

Bupati Dony Lantik 170 Pejabat Fungsional Pemkab Sumedang

BUPATI Dony lantik 170 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Sumedang di Gedung Negara, Sumedang, Rabu (27/11/2019). ist/ ruber.id

Bupati Dony Lantik 170 Pejabat Fungsional Pemkab Sumedang

SUMEDANG, ruber.id — Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir melantikan dan mengambil sumpah atau janji 170 orang pejabat fungsional/profesi di lingkungan Pemkab Sumedang, di Gedung Negara, Rabu (26/11/2019).

Pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari 22 guru, 32 penyuluh pertanian, 5 perawat, 1 penyuluh kesehatan masyarakat, 100 bidan.

Kemudian, 3 auditor, 2 radiografer, 3 pengawas lingkungan hidup, 1 analis kepegawaian, dan 1 mediator hubungan industri.

BACA JUGA: Bupati Sumedang Minta Semua Proyek APBD 2019 Cepat Dieksekusi

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 821.2/KEP.155/BKPSDM/2019 tentang Penyesuaian/Inpassing dalam Jabatan Fungsional.

Lalu, Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 821.2/KEP.154/BKPSDM/2019 tentang Pengangkatan/Perpindahan dari Jabatan Lain ke dalam Jabatan Fungsional.

BACA JUGA:  Salman Ariest: Bisnis Buku Itu Kreatif dan Ramah Lingkungan

Kemudian, Surat Keputusan Bupati Sumedang Nomor 821.2/KEP.153/BKPSDM/2019 tentang Pengangkatan Pertama Kali Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional.

BACA JUGA:  Jalan di Kecamatan Penyumbang PAD Sumedang Terbesar Tak Tersentuh Bantuan, Warga Swadaya Bangun Infrastruktur

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir mengatakan, saat ini masih ada anggapan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan kelas dua.

Itu, kata Dony, jika dibandingkan dengan jabatan struktural yang masih dianggap sebagai jabatan menggiurkan karena memiliki bawahan dan fasilitas.

Padahal, kata Dony, banyak keuntungan yang bisa didapat dengan menjadi pejabat fungsional.

Di antaranya dari sisi prestise (Gengsi), jabatan fungsional bukanlah jabatan yang bisa diisi oleh setiap orang.

“Pengisian formasi jabatan fungsional hanya didasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu yang dibuktikan dengan sertifikasi atau penilaian tertentu,” ujar Dony, di Gedung Negara Sumedang, Rabu.

Terlepas dari itu, Dony mengingatkan, kepada 170 orang yang telah dilantik, bahwa sumpah atau janji jabatan bukan hanya kesanggupan untuk menaati keharusan dan tidak melakukan larangan yang sudah ditentukan.

BACA JUGA:  Gugus Tugas COVID-19 Sumedang Dapat Predikat Great Performance, Ini Rahasianya

Akan tetapi, kata Dony, hal yang lebih hakiki itu sumpah atau janji jabatan yang diucapkan itu mengandung tanggungjawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

“Dan tentunya, sumpah janji jabatan ini akan dipertanggungjawabkan kelak,” ucap Dony.

Dony berharap, dalam menjalankan tugas profesinya, para pemangku jabatan fungsional juga bersifat mandiri.

BACA JUGA:  Sekolah di Sumedang Tunggu Keputusan Disdik soal Ujian Sekolah

Hal ini, kata Dony, merupakan nilai lebih dibandingkan dengan jabatan struktural yang pelaksanaannya selalu berdasarkan dari perintah yang berjenjang.

Bupati menambahkan, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan tugas.

Pertama, kata Dony, meluruskan niat dalam bekerja, semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT.

Kedua, kata Dony, harus dengan semangat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Ketiga, kata Dony, pejabat fungsional juga harus senantiasa melakukan inovasi dalam bekerja.

BACA JUGA:  Acep Arab dan Ijal Berkomplot, Curi Motor di Sumedang

Selain itu, lanjut Dony, terdapat lima kategori ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam menjalankan tugas.

Pertama, kategori ASN wajib, kedua kategori ASN sunat, ketiga kategori ASN mubah, keempat kategori ASN makruh, dan yang kelima kategori ASN haram.

“Tentu saja kita semuanya harus berada di dalam kategori yang pertama yaitu kategori ASN wajib yang kehadirannya diharapkan masyarakat untuk memberikan pengayoman, memberikan solusi, dan memajukan lembaga,” pesan Dony.

Sementara itu, saat pelantikan turut hadir Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan, unsur Forkopimda Sumedang, kepala Dinas BPKSDM, kepala Dinas Pendidikan, kepala Dinas Kesehatan, kepala Inspektorat.

BACA JUGA:  BPJAMSOSTEK Lakukan Sosialisasi Antikorupsi kepada Pelajar di Sumedang

Hadir pula, kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, direktur RSUD, perwakilan Satpol PP, kepala Dinas PMD, kepala Dinas PMPTSP, kepala Dinas Parbudpora, dan tamu undangan lainnya. luvi

Baca berita lainnya: Launching Model Kelurahan Kebangsaan, Bupati Sumedang Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles