19.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

BNN Razia Indekos dan Tempat Hiburan Malam di Kota Depok, Temukan Banyak Kondom, Ini Temuan Selengkapnya

BNN Razia Indekos dan Tempat Hiburan Malam di Kota Depok, Temukan Banyak Kondom, Ini Temuan Selengkapnya

KOTA DEPOK, ruber.id — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, Jawa Barat merazia sejumlah indekos dan tempat hiburan malam.

Para penghuni indekos dan pengunjung tempat hiburan malam pun langsung dites urine di lokasi.

Saat razia, petugas menemukan banyak kondom bekas di indekos di wilayah Kelurahan Mampang.

BACA JUGA: Ngemis Dalih Sumbangan untuk Palestina, 2 WNA Pakistan Ditangkap Kantor Imigrasi Kota Depok

BNN Kota Depok khwatir, tempat seperti indekos dan karaoke ini dijadikan sebagai tempat prostitusi terselubung.

“Hanya, ini kan bukan ranah kami, kami berharap Pemkot Depok menindaklanjuti temuan ini,” kata Kepala BNN Kota Depok Rusli Lubis, Ahad (29/12/2019).

BACA JUGA:  Dikunjungi Kemenkes RI, Pemkot Depok Nyatakan KLB untuk Kasus Hepatitis A
BACA JUGA:  Butuh Banyak Disosialisasikan, Baru 40% Warga Depok Gunakan QRIS

Dari hasil razia, kata Rusli, diketahui juga ada tiga orang positif pengguna narkoba di dua lokasi berbeda.

Pihaknya, mendapati tiga orang positif narkoba, satu di sebuah indekos dan dua lainnya di tempat hiburan malam.

Rusli menyebutkan, tes urine dilakukan di indekos di daerah Kelurahan Mampang.

Di wilayah ini, kata Rusli, ada 37 orang yang dites urine, dengan satu orang positif sabu.

Sementara, lanjut Rusli, di tempat karaoke, tes urine juga dilakukan kepada 64 orang.

“Dua di antaranya positif benzo,” jelas Rusli.

Rusli menambahkan, ketiga orang positif narkoba ini langsung dibawa ke Kantor BNN Kota Depok untuk penyelidikan lebih lanjut.

Untuk mengetahui sejauh mana, mereka ini terlibat dalam jaringan narkoba atau tidak.

BACA JUGA:  Butuh Banyak Disosialisasikan, Baru 40% Warga Depok Gunakan QRIS
BACA JUGA:  PDAM Tirta Asasta Kota Depok Perkuat Sinergitas dengan Forum Pelanggan

Khusus dua orang yang positif benzo ini, nanti akan ditindaklanjuti terlebih dulu. Apakah mereka positif karena habis berobat atau dalam pengawasan dokter atau tidak.

Kalau iya akan dilepas, tapi jika mereka terbukti menyalahgunakan obat daftar G, mau tidak mau akan direhab.

Rusli menjelaskan, razia tes urine di indekos dan tempat hiburan ini dalam rangka menjelang tahun baru 2020.

Ini, lanjut Rusli, merupakan instruksi dari pusat untuk melakukan razia di wilayah masing-masing.

“Jadi kami enggak melakukannya pas di akhir tahun. Karena, pengalaman tahun lalu, kami melakukannya pas di akhir tahun, ternyata orang-orangnya ngga ada yang di tempat hiburan, di luar semua,” kata Rusli. moris

Baca berita lainnya: Dipicu Sifat Kekanak-kanakan, Pelaku Kejahatan Jalanan di Kota Depok Didominasi Remaja

Related Articles

1 KOMENTAR

Comments are closed.

- Advertisement -

Latest Articles