Belum Beroperasi, Pelabuhan Pangandaran Jadi Tempat Favorit Ngabuburit

Img
PELABUHAN Pangandaran belum beroperasi, warga memanfaatkan jadi tempat ngabuburit, Ahad (19/5/2019). dede/ruang berita
PELABUHAN Pangandaran belum beroperasi, warga memanfaatkan jadi tempat ngabuburit, Ahad (19/5/2019). dede/ruang berita

PANGANDARAN, ruber — Jelang berbuka puasa, tak sedikit kalangan remaja yang memanfaatkan suasana untuk melihat perairan di kawasan Pelabuhan Pangandaran.

Pelabuhan yang belum beroperasi ini terletak di Dusun Bojongsalawe, Desa Kalangjaladri, Kecamatan Parigi.

Saat ini, pelabuhan tersebut digunakan untuk memanjakan mata melihat keindahan alam, terbenamnya matahari.

Suasana yang cukup ramai tiap menjelang petang dimanfaatkan warga untuk menunggu datangnya waktu berbuka puasa.

Selama Ramadan, selepas salat Ashar, banyak warga yang sengaja datang ke pelabuhan untuk melihat suasana air laut.

Salah seorang warga Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Iyus Rusdi, 27, mengatakan, pelabuhan ini menjadi tempat favorit untuk ngababuburit setelah dilakukan pembangunan.

Baca juga:  DPRD Pangandaran Dorong Petani Lebah Madu untuk Berinovasi

“View (pemandangan, red) di sini sangat bagus, tempat ini juga biasa dijadikan tempat untuk memancing ikan,” katanya kepada ruber, Ahad (19/5/2019).

Tak hanya warga setempat saja, pelabuhan ini juga sering dikunjungi warga luar Kecamatan Parigi yang menyempatkan diri untuk nongkrong di sini.

Terpisah, Petugas Syahbandar Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Wilayah Kabupaten Pangandaran Suherdin menyebutkan, pelabuhan tersebut memiliki panjang 448 meter dengan biaya mencapai Rp28 milair, bersumber dari APBN.

Namun, kata Suherdin, pembangunan sisi darat, terminal penumpang dan kantor belum dilakukan.

“Targetnya akan beroperasi tahun ini, izin operasinya masih ditempuh,” tuturnya.

Suherdin menyebutkan, keberadaan Pelabuhan di Bojongsalawe ini akan menjadi sandaran bagi kapal pesiar, kapal penumpang, kapal kargo dan juga kapal wisata. dede ihsan

loading…