Sunday, 5 Jul 2020

Bahas Sistem Pilkada, IPDN Jatinangor Gelar Focus Group Discussion

Baca Juga

Pondok Pesantren Asyrofuddin, Pertama dan Tertua di Sumedang

CONGGEANG, ruber.id - Pada masa keemasannya di era kolonialisme, sekitar tahun 1836 sampai 1882, Sumedang dipimpin bupati terkaya setatar Sunda.

Tekan Angka Kecelakaan Lalin, Polsek Rajapolah Sosialisasi Millennial Road Safety Festival

TASIKMALAYA, ruber -- Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas usia produktif, Polsek Rajapolah Tasikmalaya menggelar penyuluhan kepada 84 santri putra dan putri Pondok Pesantren...

Labkesda Bilang Pangandaran Tak Punya Alat Deteksi Corona, Dinkes: Hanya Ada 8 RSU se Jabar

PANGANDARAN, ruber.id - Laboratorium kesehatan daerah atau Labkesda Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, belum memiliki alat atau testing kit untuk mendeteksi infeksi virus...

Kartu Keluarga Bermasalah, SMAN 3 Kota Bandung Coret 5 Siswa Zonasi PPDB

KOTA BANDUNG, ruber -- SMAN 3 Kota Bandung mendiskualifikasi 5 calon siswa yang mendaftar melalui sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Kelima siswa...

JATINANGOR, ruber.id – IPDN kampus Jatinangor melalui Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan menggelar Focus Group Discussion (FGD), Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020).

FGD mengusung tema Sistem Pemilihan Kepala Daerah (Kajian Teoritik, Empirik dan Futuristik).

Kepala Biro Administrasi, Kerjasama, dan Hukum Baharuddin Pabba, FGD diikuti 120 orang yang terdiri dari perwakilan dosen dan praja IPDN.

Selain itu, dari perwakilan dosen dan mahasiswa/i PTN di Bandung dan sekitarnya.

“FGD digelar dalam rangkaian Dies Natalis ke 64 IPDN. Acara ini akan diselenggarakan tiap triwulan oleh Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan IPDN,” ucapnya.

Baharuddin menjelaskan, latar belakang diangkatnya tema FGD kali ini yakni mengenai sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Hal ini, kata Baharuddin, mengacu pada fenomena hiruk pikuk perdebatan sistem pemilihan kepala daerah yang sedang berkembang di Indonesia.

Selain itu, kata Baharuddin, beberapa waktu lalu, Mendagri gencar memikirkan bagaimana sistem pemilihan kepala daerah yang ideal untuk Indonesia.

Hal ini, dilakukan semata-mata demi terciptanya Pilkada yang makin baik dan sukses di Indonesia.

“Semoga dengan adanya FGD ini, dapat memberikan ide-ide atau masukan kepada pemerintah, khususnya terkait IPDN,” katanya.

Kegiatan ini, lanjut Baharuddin, dilaksanakan untuk mendukung dan menguatkan kapasitas dosen IPDN.

Khususnya, dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama penguatan pada bidang penelitian dan pengkajian.

Sementara itu, dalam FGD ini, hadir mewakili Plt Rektor IPDN, Wakil Rektor Bidang Akademik Deti Mulyati.

Didampingi Kepala Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan IPDN Juanda.

Hadir pula, perwakilan pejabat fungsional akademik di lingkungan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

FGD menghadirkan narasumber kompeten dan kredibel di bidangnya masing-masing.

Terdiri dari Guru Besar Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro.

Kemudian Ketua STIA LAN Bandung Deddy Mulyadi, dan Lektor Kepala Universitas Padjadjaran (Unpad) Mudiyati Rahmatunisa.

Dengan moderator Focus Group Discussion yaitu Lektor Kepala IPDN Baharudin Thahir. (R003)

Baca berita lainnya: Bergerak Maju Menuju Industri 4.0, IPDN Adakan Seminar Nasional

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...

Update COVID-19 Pangandaran: 17 Positif, 10 Sembuh, OTG Masih Tinggi

PANGANDARAN, ruber.id - Hingga Sabtu (4/7/2020), total warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona sebanyak 17 orang. Dari...

ODP asal Sumedang Utara Reaktif Rapid Tes

SUMEDANG UTARA, ruber.id - Satu warga asal Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat reaktif rapid test. "Yang bersangkutan...