Angin Puting Beliung dan Longsor di Depok, 1 Sekolah dan Belasan Rumah Rusak

DEPOK, ruber.id – Belasan rumah warga dan satu sekolah di Depok, Jawa Barat rusak diterjang angin puting beliung, Selasa (25/2/2020).

Angin puting beliung terjadi saat hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Denny Romulo mengatakan, ada sekitar 15 atap rumah warga di Cimpaeun, Kelurahan Tapos Kecamatan Cimanggis rusak diterjang puting beliung.

Selain itu, kata Denny, satu sekolah yakni SMPN 16 Cimanggis, Depok juga mengalami rusak berat.

“Saat ini, petugas Damkar, TNI/Polri, dan warga setempat telah membersihkan puing material bangunan atap yang rusak diterpa angin,” kata Denny, Selasa.

Baca juga:  Seberangi Sungai Cimanuk, Warga Majalengka Hilang Tenggelam

Data yang dihimpun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Depok, ada lima titik yang diterjang angin puting beliung.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan bangunan rumah dan sekolah, ini juga sudah ditangani Damkar dan Penyelamatan, Polres Metro Depok dan Kodim Depok,” ucap Denny

Denny menjelaskan, selain bencana angin puting beliung, pihaknya juga memantau bencana longsor yang tersebar di empat titik.

Yaitu di wilayah Cipayung Jaya, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos.

Lalu di Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya; di Kampung Rawa Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Longsor juga terjadi di RW 03/05, Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos.

“Kemudian yang di Kelurahan Abadi Jaya itu di wilayah SD Mekar Jaya 30. Kemudian dua lagi di rumah warga Cipayung Jaya, dan Jalan Raya Keadilan,” ucapnya.

Baca juga:  Balita asal Cianjur Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Hingga saat ini, kata Denny, seluruh bencana telah ditangani, dan secara keseluruhan warga terdampak bencana terpantau sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Untuk antisipasi kekurangan logistik, dapur umum juga telah disiapkan oleh Pemkot Depok.”

“Melihat curah hujan yang cukup tinggi, kami mengimbau warga agar berhati-hati,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok Kombes Pol. Azis Andriansyah menyebutkan, hingga kini terpantau situasi tetap kondusif, paskacuaca ekstrem yang sempat melanda Depok.

Khusus di wilayah Cimanggis, kata Azis, pembersihan puing-puing bangunan rumah dan sekolah dilakukan.

“Kami bersihkan puing-puing di seputar halaman sekolah (SMP 16). Lalu, material rumah di lingkungan RT 02 dan RW 03 Cimpaeun Tapos,” ujarnya. (R007/Moris)

Baca juga:  Sejarah Panjang Bus Medal Sekarwangi, Tetap Eksis di Tengah Badai Krisis

Baca berita lainnya: Karawang Masih Direndam Banjir, Basarnas Bandung Evakuasi Warga di Perum Purwasari