27.4 C
Indonesia
Selasa, September 28, 2021
spot_img

Aksi Eksibisionis di Kota Depok, Bikin Mahasiswi Trauma

Aksi Eksibisionis di Kota Depok, Bikin Mahasiswi Trauma

KOTA DEPOK, ruber.id — Mahasiswi di Kota Depok, Jawa Barat mengaku trauma paskaaksi pamer organ tubuh (eksibisionis) yang dilakukan orang tak dikenal di depan indekosnya di kawasan Beji, beberapa waktu lalu.

Dengan adanya kejadian ini, ke depan, wanita di Kota Depok tentunya harus ekstra hati-hati.

Peristiwa eksibisionis itu menimpa seorang mahasiswi bernama Dea.

BACA JUGA: Puluhan Siswa SMPN 20 Kota Depok Terjangkit Hepatitis A, Orangtua Siswa Minta Sekolah Jaga Kebersihan

Ia mengatakan, saat kejadian tersebut, ia bersama teman lainnya sedang di depan rumah kos di Jalan Salak, Beji, Kota Depok.

Saat itu, tiba-tiba ada pria tak dikenal mengehentikan sepeda motor di depan indekosnya.

BACA JUGA:  Konyol! Maling Tinggalkan Hape di TKP, Polisi Ringkus 2 Pelakunya
BACA JUGA:  Serang Perusahaan di Cimanggung, Belasan Preman Bersenjata Diringkus Polres Sumedang

Pria itu kemudian memamerkan organnya kepada sejumlah penghuni kos yang sedang duduk santai.

Kejadian tersebut terjadi Jumat (13/12/2019) sore. Penghuni kaget dan syok paskakejadian.

Aksi ini sempat direkam salah seorang penghuni indekos. Rencananya, rekaman tersebut akan dijadikan bukti untuk bahan pelaporan kepada pihak kepolisian.

“Kami semua kaget. Waktu itu, kami lagi duduk- duduk santai. Tiba-tiba ada orang memamerkan organnya di depan kami,” ujar Dea, Ahad (15/12/2019).

Dea menjelaskan, saat kejadian itu ia sedang bersama temannya yang kebetulan wanita semua.

“Saat itu, kami ada lima orang, perempuan semua, lagi duduk santai,” sebut Dea.

Dea menyebutkan, tindakan eksibisionis ini terlihat jelas dan disaksikan teman lainnya.

BACA JUGA:  Lima Pelaku Pengeroyokan di Sumedang Sudah Ditangkap, Daus Ngaku Hanya Ikut-ikutan

Lelaki tersebut tampak sengaja memperlihatkan bagian organnya kepada Dea dan empat teman lainnya yang sedang duduk.

BACA JUGA:  Sembilan Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota Siap Gelar Pilkada 2020

Dea mengaku, saat kejadian berlangsung, semua berteriak minta tolong.

Sayang, saat penjaga indekos datang menghampiri, pelaku sudah melarikan diri.

“Jelas banget diperlihatkan. Orang itu pakai helm full face, jadi tidak terlihat mukanya. Hanya ciri- cirinya, badan dia gemuk dan pendek,” kata Dea.

Dea menambahkan, aksi seperti itu baru pertama kali terjadi di sekitar indekosnya.

Tentunya, kata Dea, aksi tersebut membuat penghuni indekos trauma dan berniat melaporkannya ke pihak berwajib.

“Kasus seperti ini baru pertama terjadi di sini. Kami trauma, rencananya mau lapor ke polisi, supaya pelaku tidak ganggu lagi,” ujar Dea. moris

Baca berita lainnya: Bulat, Ratusan Pedagang Pasar Kemiri Muka Kota Depok Tolak Eksekusi

Related Articles

1 KOMENTAR

Comments are closed.

- Advertisement -

Latest Articles