Minggu, 16 Agu 2020

Air Radiator Mobil Cepat Habis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Baca Juga

Good News, Jukir Asia Plaza Sumedang Sembuh dari Corona

SUMEDANG, ruber.id - Kabar baik, juru parkir Asia Plaza Sumedang yang positif corona dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang, Selasa (28/7/2020).

Alhamdulillah, Hari Ini 50 Orang Penghafal Alquran Diwisuda Bupati Pangandaran

PANGANDARAN, ruber -- 50 orang penghafal Alquran hasil karantina Tahfidzh Alquran Nasional mitra Madrasah Aliyah (MA) Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Babakan Jamanis, Kecamatan Parigi,...

Ini Besaran Kenaikan Gaji PNS, Pembayarannya Dirapel Bulan April

ruber -- Pemerintah resmi menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kenaikkan gaji PNS ini dipandang perlu sebagai upaya meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan. Dilansir...

Pasar Pananjung Pangandaran Direvitalisasi Tahun Depan, Bupati Jeje: Relokasi Terminal Dulu

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana melakukan revitalisasi Pasar Pananjung di tahun depan. Revitalisasi akan dilakukan setelah menyelesaikan relokasi terminal...

TIPS & GAYA HIDUP, ruber.id – Bagi Anda yang memiliki kendaraan, terutama mobil, tentunya pernah bahkan sering mengalami kehabisan air radiator.

Untuk mengatasinya, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Berikut tips yang bisa Anda coba dikutip dari situs resmi Suzuki.

Yang pertama, untuk mengatasi agar air pada radiator tidak cepat habis adalah mengganti penutupnya dengan yang lebih layak.

Ini penting karena penutup pada organ mobil yang tidak seprima sebelumnya akan menimbulkan airnya cepat habis.

Selanjutnya, Anda harus merawat salah satu komponen mobil tersebut dengan baik.

Paling sederhana dan mudah diterapkan adalah melakukan pengurasan airnya secara berkala. Misalnya selama dua bulan sekali agar karat-karat tidak mengendap. Perhatikan juga kebersihan komponen pendukungnya.

Karena, komponen-komponen yang ada di dalamnya biasanya ada yang tersumbat, sehingga airnya tidak lancar.

Namun, penyebab habisnya air terkadang juga bukan karena masalah internal.

Anda bisa konsultasi dengan montir bengkel resmi atau langganan untuk menemukan kerusakan yang tidak terlihat mata orang awam.

Selain itu, tips selanjutnya untuk mengatasi radiator agar airnya tidak cepat habis adalah memeriksa putaran kipas di dalam aku.

Pasalnya, pada bagian kipas ini ada berbagai macam penyebab yang bisa menimbulkan kerusakan.

Anda perlu tahu bahwa pada bagian urgent mobil ini juga dilengkapi selang sebagai jalan mengalirnya air.

Tapi, jika selang radiator kurang rapat, justru akan merugikan pemiliknya. Karena itu, keadaan selang radiator harus diperiksa dengan baik untuk memastikan posisinya tetap tertutup rapat.

Dengan memeriksa selang tersebut juga dapat berguna untuk memastikan masih layak tidaknya komponen yang satu ini.

Jika ditemukan ketidaklayakan, maka bisa untuk segera digantikan. Tips mengatasi kondisi ini juga berguna untuk memeriksa penutup pembuangan dan kompresi mesin.

BACA JUGA: Khusus Pemilik Mobil Warna Putih, Begini Cara Merawat Catnya Agar Tak Berjamur

Sementara ada banyak penyebab air radiator cepat habis. Di antaranya penutupnya yang sudah aus dan kompresor mesin yang telah bocor.

Kebocoran yang terjadi ini biasanya timbul saat mesin dihidupkan tanpa menutup radiator terlebih dahulu. Meski tidak terlihat, kondisi ini bisa dengan mudah diidentifikasi.

Caranya yakni dengan memperhatikan keadaan busi cepat basah atau tidak, serta dengan melihat campuran air pada oli.

Disamping itu, kondisi yang tidak rapat dan dapat menimbulkan habisnya air pada radiator selanjutnya adalah pada tutup air buangan. Ini terletak di bagian bawah mesin, sehingga kurang menjadi perhatian.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya mulai dari sekarang mulai memperhatikannya jika perlu diberi perekat agar lebih kuat.

Komponen lain yang mungkin saja bocor adalah kipas, sehingga airnya akan banyak berkurang.

Biasanya ini disebabkan karbon pada kipas yang telah menipis dan magnet di dalamnya sudah tidak pada posisi awal.

Agar tidak cepat rusak, Anda sebaiknya merawat radiator kendaraan Anda. Salah satunya dengan memperhatikan volume air yang ada.

Bukan hanya untuk memastikan volumenya, pemantauan ini juga penting agar air tidak overheat.

Berikutnya, usahakan tidak memakai air keran untuk radiator. Hal ini berhubungan dengan fungsi air dari radiator mobil sendiri, karena selain untuk pendingin juga sebagai pencegah timbulnya karat pada saluran dalamnya.

Disarankan Anda memakai air coolant karena dapat menjaga kondisi temperatur mesin. Air coolant pun bisa digunakan sebagai pembersih karat dan kotoran.

Tips terakhir, melakukan penggantian air secara periodik agar volume air di dalamnya tetap baik dan tidak overheat. (R004/Tasya)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.