Sabtu, 15 Agu 2020

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

Baca Juga

Angin Kencang Melanda Pangandaran, Rumah Darsu Tertimpa Pohon yang Tumbang

PANGANDARAN, ruber -- Rumah milik Darsu, 57, warga RT 02/02 Dusun Karangsari, Desa/Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, tertimpa pohon kelapa yang tumbang, Kamis (7/2/2019) sekitar...

Pasir Bertebaran di Jalan Banjaranyar, Warga Pangandaran Tersungkur, 2 Korban Luka-luka

CIAMIS, ruber.id - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Banjaranyar, Ciamis, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020) pagi sekitar jam 08.00 WIB.

Sejak Corona Merebak, Pasar Tradisional di Sumedang Sepi

WADO, ruber.id - Sejak merebaknya virus corona, sejumlah pasar tradisional di wilayah Sumedang, Jawa Barat sepi. Termasuk Pasar Wado.

Bubarkan Pemudik di Tempat Isolasi Khusus, Ini Penjelasan Anggota DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Oman Rohman memberikan jawaban terkait pembubaran pemudik yang tengah menjalani isolasi khusus di...

TASIKMALAYA, ruber.id – Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan banyak langkah.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat launching program-program unggulan UMKM di Ballroom Hotel Horison Kota Tasikmalaya, Jumat (10/7/2020).

Menurut Teten, pandemi COVID-19 telah membuat sektor UMKM saat ini terpuruk.

“Makanya kami membuat program-program unggulan agar UMKM bisa kembali eksis di masa pandemi COVD-19. Dan di masa New Normal ini UMKM harus bisa adaptasi,” katanya.

Teten menjelaskan saat ini yang belum berkembang di antaranya koperasi-koperasi di sektor produksi, pertanian, perikanan, perkebunan. Selain itu juga sektor komoditi dan industri pengolahan

“Saat ini sektor usaha yang sedang diminati oleh anak muda yaitu sektor ekonomi kreatif. Misalnya, film animasi, musik atau industri hiburan,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Teten, saat ini pemerintah sedang membuat program khusus untuk koperasi. Pemerintah juga sedang membangun ekosistem yang memungkinkan koperasi simpan pinjam bisa berkembang.

“Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi untuk membiayai UMKM,” terangnya.

BACA JUGA: Wali Kota Tasikmalaya Bahas Pengelolaan Sumber Daya Air Sungai Citanduy

Disamping itu, saat ini pemerintah tengah membangun koperasi pangan guna mendukung program unggulan sektor UMKM. Seperti komoditi sawit, karet, sektor kelautan dan pertanian.

Teten pun membeberkan bahwa tahun ini saja, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran Rp190 triliun. Namun pelaksanaannya belum efektif.

Karena itu, pemerintah berencana akan mengembangkan pembiayaan dana bergulir melalui Badan Layanan Umum yang akan disebar di berbagai wilayah.

“Saat ini juga masih banyak keluhan para UMKM yang akan kredit harus menyertakan agunan untuk KUR dengan plafon Rp50 juta.”

“Harusnya pinjaman yang 50 juta plafon itu harus tanpa agunan, tapi di berbagai daerah masih banyak yang mengharuskan ada agunan. Ini yang menyebabkan banyak kendala di lapangan untuk para pelaku UMKM,” jelasnya.

Sebagai solusi, lanjut Teten, saat ini pemerintah tengah membicarakan hal tersebut dengan pihak bank pelaksana.

“Sehingga tidak ada lagi persyaratkan agunan untuk para pelaku UMKM,” katanya.

Sementara itu, dalam kegiatan tersebut tampak hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman. (R020/Indra)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.