Wednesday, 3 Jun 2020

Wow! Lomba Bikin Sambal di Pujasera Sumedang Dimenangkan ABG 14 Tahun

Baca Juga

Ribuan Kartu BPNT di Pangandaran Bermasalah, Ini Penyebabnya

PANGANDARAN, ruber -- Sekitar 4.000 Kartu Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Kabupaten Pangandaran masih bermasalah.  Penyebabnya, data KPM tersebut mengalami berbagai kendala....

[CERPEN] Yang Datang Lalu Pergi

OLEH: Anita Nurhayati ANGIN di bulan Oktober berembus menerpa tubuhku yang sedang melenggang berjalan di trotoar. Entah akan kemana kakiku akan membawa, pikiranku sibuk mengulang kembali peristiwa-peristiwa tak...

Tanggul Jebol, Banjir Landa Kota Bandung, 3 Warga Ujungberung Tewas

BANDUNG, ruber -- Tiga warga Kota Bandung tewas terseret banjir akibat jebolnya tanggul di wilayah Pasirjati, Ujungberung, Kota Bandung, Sabtu (9/2/2019) malam. Akibat jebolnya tanggul...

Keren! Sumedang Bakal Punya Sirkuit MotoGP

SUMEDANG, ruber -- Pemkab Sumedang akan membangun sirkuit sekelas motoGP dan pengembangan satu kawasan kesehatan phsycal therapy rehabilitation center sebagai penunjang kawasan wisata. BACA JUGA:...

PENYERAHAN Hadiah Lomba Membuat Sambal dalam Rangka Peringatan HUT ke-74 RI, Ahad (25/8/2019). agoeng/ruber.id

SUMEDANG, ruber.id — Dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI, Pujasera di Jalan Mayor Abdurrahman Nomor 130 Sumedang menggelar Lomba Membuat Sambal, Ahad (25/8/2019).

Kompetisi seru yang digelar oleh Ciho, Ayam Geprek Keremes, dan Bebek Logay ini diikuti oleh 23 peserta berbagai umur dan berasal berbagai daerah di Sumedang.

Total hadiah yang tersedia bagi para pemenang sebesar Rp5 juta.

Di luar dugaan, juara pertama lomba ini diraih Muhamad Akmal, 14, warga Panyingkiran Sumedang.

Akmal mengatakan, ia berusaha meracik sambalnya sebaik mungkin. Menurutnya, ia sering berlatih membuat sambal di bawah bimbingan ibunya.

“Saya sangat bahagia dan sedikit tidak percaya, karena sambal saya terpilih menjadi juara pertama. Saya agak gugup saat membuat sambal di depan juri,” kata Akmal.

“Sebenarnya tidak ada trik khusus untuk membuat sambal ini. Diolah seperti biasa saja. Diulek, digoreng, lalu dicampur bumbu,” sambungnya.

Penyelenggara sekaligus juri Hendra, mengatakan peserta lomba terdiri dari berbagai kalangan, termasuk juga konsumen setia pujasera.

“Acara lomba memasak sambal ini diikuti oleh 23 peserta, kemudian disaring menjadi 10 terbaik dan terpilih 3 juara,” kata Hendra.

Juri, sambung Hendra, menilai masakan bukan dari segi rasa saja, melainkan kebersihan, cara memasak dan penyajiannya.

Kompetisi kreatif ini dimeriahkan juga oleh sajian musik dari kelompok band akustik. Agoeng

 

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

1092 Calon Jemaah Haji Ciamis Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

CIAMIS, ruber.id - Sebanyak 1092 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis dipastikan batal berangkat tahun 1441 Hijriah/2020 ini. Hal...

Terimbas Corona, 386 Calon Jemaah Haji di Pangandaran Gagal Berangkat

PANGANDARAN, ruber.id - Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan ibadah haji pada penyelenggaraan ibadah 1441 Hijriyah atau tahun 2020. Keputusan itu...

Hasil Rapid Test Masif di Sumedang, 31 Orang Reaktif

SUMEDANG, ruber.id - Pemkab Sumedang melakukan rapid test masif untuk melacak peta sebaran kasus COVID-19. Rapid test masif yang...

Anggaran Penanganan COVID-19 di Kota Tasik Tak Transparan, DPRD Akan Buat Nota

TASIKMALAYA, ruber.id -- Anggaran bantuan sosial (bansos) dan penanganan pandemi COVID-19 di Kota Tasikmalaya dinilai carut marut.

Kasus Pengeroyokan Karyawan Star Fashion di Boyolali, Polisi Hadirkan Belasan Saksi saat Reka Ulang

BOYOLALI, ruber.id - Satreskrim Polres Boyolali, Jawa Tengah melakukan prarekonstruksi (Pra reka ulang), kasus pengeroyokan karyawan Star Fashion di Jalan Ir Soekarno,...