29.4 C
Indonesia
Sabtu, September 18, 2021
spot_img

Warga Sumedang Tak Bangga Berpelat Z, Bagi Hasil Pajak Minim

SUMEDANG, ruber — Warga Kabupaten Sumedang belum bangga berpelat Z. Saat ini, puluhan ribu kendaraan milik warga Kota Tahu masih berpelat luar daerah seperti D dan E.

Paling banyak, kendaraan tak berpelat Z ini terdapat di wilayah perbatasan. Seperti di Jatinangor, Cimanggung, Tanjungsari. Lalu, Kecamatan Tomo, Paseh, dan Ujungjaya.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang Yogie Yaman Santosa mengatakan, Pemkab Sumedang berkewajiban memberikan sosialisasi agar warga Sumedang lebih bangga berpelat kendaraan Z.

Angkanya, kata dia, mencapai puluhan ribu kendaraan dan didominasi warga di wilayah perbatasan.

BACA JUGA:  Bikin Was-was! Abrasi Sungai Cisaarlanang Mengancam Rumah Warga Tomo Sumedang

“Jika puluhan ribu kendaraan milik warga Sumedang ini berpelat Z, akan berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumedang,” ucapnya kepada ruber, Jumat (19/7/2019).

BACA JUGA:  Bikin Was-was! Abrasi Sungai Cisaarlanang Mengancam Rumah Warga Tomo Sumedang

Kabupaten Sumedang, kata dia, akan mendapatkan bagi hasil dari Pemprov Jawa Barat sebesar 30% dari pajak kendaraan bermotor ini.

Sehingga, kata dia, potensi PAD untuk Sumedang dari pajak kendaraan bermotor ini harus dapat dimaksimalkan Pemkab Sumedang.

Pemkab Sumedang, lanjut dia, harus bisa melakukan terobosan agar warga lebih bangga berpelat Z.

“Sosialisasi bisa dilakukan dengan cara melakukan terobosan seperti menggratiskan biaya mutasi atau balik nama kendaraan bermotor. Dan cara lainnya,” sebutnya.

BACA JUGA:  Ditarget Bupati Raih 2 Emas di Porda 2022, Ini Respons Pengcab Kodrat Sumedang

DPRD Sumedang sendiri, kata dia, tentunya mendorong hal ini sehingga potensi PAD dari pajak kendaraan bermotor ini maksimal. luvi

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles