Vaksinasi Remaja Pangandaran Tertinggi di Jabar

vaksinasi remaja
VAKSINASI remaja di SMKN 1 Pangandaran. doc humas/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengklaim capaian vaksinasi remaja di daerahnya tertinggi di Jawa Barat. Sudah mencapai angka 40%.

Penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Sinovac yang menyasar remaja itu seiring diterapkannya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Yang mewajibkan seluruh siswa disuntik vaksin Covid-19.

Selain itu, sejumlah komunitas anak muda seperti mojang jajaka, duta baca, generasi berencana (Genre) ikut proaktif menggelar program pemerintah yang sedang digencarkan.

“Vaksinasi untuk remaja di Pangandaran tertinggi di Jawa Barat. Sudah menyentuh angka 40%,” kata Jeje usai menghadiri gebyar vaksinasi di SMK Negeri 1 Pangandaran, Sabtu (28/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi kepada kalangan remaja dilakukan sejak Juli 2021. Sasaran remaja itu ada sekitar 39 ribu.

Baca juga:  DPRD Pangandaran Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Potensi Kelautan dan Perikanan

Capaian hingga saat ini, sudah sekitar 15 ribu untuk dosis pertama dan sekitar 5.000 untuk dosis kedua.

“Antusias para remaja untuk disuntik vaksin Covid-19 cukup tinggi. Sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan.”

“Responsnya bagus, mengajak siswa siswi juga mudah. Terbukti dengan capaian kita yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, kata Jeje, untuk capaian vaksinasi secara keseluruhan, realisasinya baru berada di angka 30,8% untuk dosis pertama dari total sasaran sekitar 344 ribu orang.

“Kalau secara keseluruhan baru 30% lebih. Lumayan ada peningkatan. Sekarang kecepatan menyuntikan vaksin Covid-19 iti sekitar 3 ribu sampai 4 ribu orang/hari,” tuturnya.

Jeje menyebutkan, pihaknya menargetkan di akhir tahun (2021) ini 70% sasaran warga Pangandaran bisa selesai mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama.

Baca juga:  Nambah Ratusan di Pangandaran, Calon Hak Pilih Pemilu 2019

Optimistis Capai Target di Akhir Tahun

Sepanjang pasokan vaksinnya tidak tersendat, pihaknya optimistis target 70% di akhir tahun itu bisa tercapai.

“Memang ada vaksin yang rentang waktu tunggu dosis 1 dan 2 selama 3 bulan, tapi tidak masalah. Yang penting semua dapat vaksin dulu, minimal dosis pertama,” sebutnya.

Pantauan ruber.id, kegiatan yang digelar di SMK 1 Pangandaran sendiri cukup mendapat antusiasme yang tinggi dari pelajar.

Kegiatan ini, memompa kembali percepatan vaksinasi remaja di Pangandaran.

Lebih dari 500 orang turut mendaftar dalam kegiatan tersebut.

Selain siswa, ada puluhan masyarakat sekitar sekolah yang ikut mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi.