28.4 C
Indonesia
Rabu, September 22, 2021
spot_img

Update Kasus Meninggal Dunia PDP, ODP dan Positif Corona di Garut

GARUT, ruber.id – Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut Ricky R Darajat, meralat data kasus meninggal dunia Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang disampaikan Jumat (24/4/2020).

“Sebelumnya, permohonan maaf kami sampaikan sekaligus ralat atas data sebelumnya.”

“Yang menyebutkan bahwa terdapat 9 orang meninggal dunia pada PDP. Data yang benar adalah sebanyak 8 orang,” ujar Ricky, Sabtu (25/4/2020).

Perubahn data ini, kata dia, dikarenakan terdapat 1 PDP yang meninggal dunia dan dimakamkan di Kecamatan Wanaraja.

Di mana sebelumnya, telah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Bandung.

“Setelah ditelusuri, PDP ini berdomisili di Batu Nunggal Buah Batu Bandung. Sehingga, data pasien tersebut dikeluarkan dari data PDP Kabupaten Garut,” jelasnya.

BACA JUGA:  Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: Warga Positif Corona 34 Orang, Cipatujah Paling Tinggi
BACA JUGA:  Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: Warga Positif Corona 34 Orang, Cipatujah Paling Tinggi

Selain itu, kata Ricky, ada tambahan satu kasus ODP (Orang Dalam Pemantun) yang meninggal dunia pada Sabtu (25/4/2020).

“Berita duka kami sampaikan, terdapat 1 ODP lagi meninggal dunia hari ini.”

“Yaitu laki-laki 17 tahun, berasal dari Kecamatan Banjarwangi. Dapat kami informasikan, ODP ini memiliki riwayat perjalanan sebelumnya dari Kota Bogor.”

“Pada 10 April lalu, pulang ke rumahnya di Kecamatan Banjarwangi,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, pada 17 April 2020, ODP ini menderita demam tinggi.

Yang bersangkutan baru dibawa ke Puskesmas Banjarwangi dalam kondisi tidak sadar pada 24 April 2020.

Pada saat itu pula, lanjut Ricky, ODP tersebut dirujuk ke RSUD dr. Slamet Garut.

BACA JUGA:  Kabar Gembira Bagi UMKM di Priangan Timur, Ada Program Baru dari Bank bjb
BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Guru Keliling di Ciamis Dihentikan

“Namun, pada hari ini, sekitar jam 10.00 WIB, ODP ini meninggal dunia. ODP ini telah mendapatkan penanganan sebagaimana prosedur penanganan pasien COVID-19,” jelasnya.

ODP yang meninggal ini, kata Ricky, sebelumnya sudah memiliki penyakit penyerta. Yaitu diduga akibat peradangan otak.

Dengan meninggalnya satu ODP ini, total ODP yang meninggal dunia sebanyak 10 kasus hingga Sabtu ini.

“Sementara itu untuk kasus kematian konfirmasi positif corona sampai hari Sabtu ini masih tetap 1 kasus,” sebutnya. (R011/Fey)

BACA JUGA: Nambah Lagi, Warga Garut Positif Corona Jadi 7 Orang

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles