Tips Mengatasi Susah BAB di Bulan Puasa

Tips Mengatasi Susah BAB di Bulan Puasa
Foto ilustrasi from Pixabay Istockphoto

BERITA TIPS, ruber.id Salah satu keluhan yang sering dirasakan saat bulan puasa atau Ramadan adalah susah buang air besar atau sembelit.

Banyak penyebab seseorang mengalami susah BAB. Salah satunya adalah kurangnya asupan serat saat berbuka puasa dan sahur.

Perlu diketahui, sembelit terjadi ketika seseorang buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Feses juga mungkin sulit dikeluarkan.

Selain asupan makanan ini, kondisi tersebut juga bisa disebabkan hidrasi, aktif atau tidaknya Anda dan tingkat stres.

Lalu bagaimana cara mengatasi susah BAB? Seorang ahli diet Samina Qureshi, RDN. Yang bekerja terutama dengan pasien sindrom iritasi usus besar menawarkan tips untuk membantu mengurangi frekuensi dan keparahan sembelit. Sambil tetap menjalankan bulan suci melalui puasa.

Baca juga:  Aplikasi Renda untuk Baju yang Robek hingga Terkena Noda Luntur

Berikut tipsnya seperti dikutip dari Health, Senin.

Makan Lebih Banyak Serat

Ketika berpuasa, orang mengurangi makannya menjadi hanya dua kali sehari yakni saat sahur dan berbuka puasa.

Menurut laporan tahun 2016 di Iranian Red Crescent Medical Journal, sekitar 30 persen. Dari total asupan kalori hari itu terjadi di saat sahur dan sebanyak 60 persen pada berbuka puasa.

Karena Anda dibatasi makan dua kali sehari saat berpuasa. Menurut Qureshi, maka penting untuk memastikan Anda bisa menyantap makanan kaya serat.

Dalam studi, peneliti menemukan, makan kurang dari 15 gram serat setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko sembelit.

Makan pagi yang kaya serat dapat membantu mengurangi kemungkinan sembelit.

Baca juga:  Inilah Penyebab Kipas Radiator Mati yang Bikin Mobil Overheat

“Oatmeal bisa menjadi pilihan yang cepat, mudah dan diisi dengan serat. Pilihan mudah lainnya untuk sahur yakni smoothie dengan buah yang menghidrasi, yogurt, biji chia, dan biji rami untuk tambahan serat ekstra,” saran Qureshi.

Ia mengingatkan, mendapatkan serat dari sumber alami dan makanan utuh menjadi kuncinya.

Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh, memainkan peran besar dalam pencernaan dengan secara khusus menambah jumlah besar pada tinja, yang memungkinkan pergerakan usus lebih lembut.

Ketika Anda memilih suplemen serat, Anda tidak mendapatkan manfaat tambahan dari massa ekstra untuk membantu memindahkan dan melunakkan tinja.

Minum Lebih Banyak Air