Tips Memelihara Burung Merpati

  • Bagikan
Tips Memelihara Burung Merpati
Foto burung merpati. Pixabay

BERITA HOBI, ruber.id – Burung merpati bisa kita temukan di hampir setiap bagian dunia, dan ada ratusan spesies burung merpati.

Namun, hanya sedikit merpati yang biasanya tersedia sebagai hewan peliharaan.

Jenis merpati berlian dan merpati berleher cincin, adalah dua spesies merpati peliharaan yang paling populer.

Untuk memelihara burung merpati, ada beberapa hal yang tetap harus kita perhatikan.

Berikut ini, beberapa tips memelihara burung merpati yang perlu kamu perhatikan.

Kandang

Burung merpati membutuhkan kandang yang cukup luas, agar bisa mengepakkan sayapnya.

Jika sudah terlatih, burung merpati juga bisa kita terbangkan di tempat yang luas dan akhirnya bisa pulang sendiri.

Bila kamu menempatkan merpati di kandang yang luas, beri tempat bertengger dengan diameter yang bervariasi.

Kemudian, jika kamu baru mengadopsi burung merpati, cobalah untuk membiarkannya beradaptasi di kandang.

Kemudian, kamu tidak mendekatinya selama 3 atau 4 hari, setelah membawanya pulang.

Hal ini perlu kita lakukan, untuk memberi mereka waktu dalam menyesuaikan diri.

Pakan

Merpati harus kita beri pakan berbasis pelet 15-25% dan biji-bijian 50-60%.

Isi mangkuk makanan burung merpati tiga perempat, dari campuran dan perbarui setiap hari.

Burung merpati juga bisa kita berikan sayuran berdaun hijau, setiap dua hari sekali.

Sekali seminggu, beri makan buah seperti beri, melon, dan kiwi.

Berikan juga madu tongkat atau semprotan millet pada merpati, sebulan sekali untuk perawatan khusus.

Burung merpati membutuhkan pasir dalam makanannya, karena mereka memakan biji-bijian secara utuh.

Sediakan beberapa jenis grit, serta suplemen kalsium.

Kesehatan

Merpati rentan terhadap tungau merah, yang bersembunyi di siang hari dan keluar pada malam hari untuk memakan darah burung.

Selain itu, merpati yang bertempat di luar ruangan rentan terhadap cacing gelang, cacing pita, dan spesies cacing lainnya.

Canker atau Goham/Trikomoniasis, adalah penyakit pernapasan dan pencernaan pada burung akibat protozoa Trichomonas sp.

Kemudian, tampak seperti bengkak di tenggorokan burung merpati, dan pertumbuhan yang tampak seperti keju di sekitar mulut, bisa berakibat fatal jika tidak tertangani.

Selain itu, mereka yang memelihara merpati juga harus mencuci tangan setelah memegang, memberi makan.

Atau membersihkan kandang merpati, karena merpati dapat menularkan Chlamydia dan Salmonella (infeksi bakteri) ke manusia.

Namun secara keseluruhan, merpati umumnya adalah burung yang sehat.

Itulah beberapa tips memelihara burung merpati, semoga bermanfaat.

Penulis : Eka Kartika Halim/Editor: Bam

  • Bagikan