BERITA SUMEDANG, ruber.id – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Wendi Ibnu Al Farizi, 23, yang dilaporkan hilang tersesat di Gunung Manglayang, Kabupaten Sumedang.
Warga Rancaekek, Kabupaten Bandung ini, memulai pendakian pada Minggu (16/2/2025).
Wendi, terakhir kali diketahui berada di Puncak Bayangan, Kampung Ciloa, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
Penata Kelola Pencarian dan Pertolongan Basarnas Bandung, Mamang Fatmono menyatakan, operasi pencarian hari ini akan dilakukan dengan strategi yang lebih intensif.
Salah satu metode yang diterapkan, yakni pemantauan udara menggunakan UAV Thermal atau drone untuk mendeteksi keberadaan survivor di area pencarian.
Selain itu, tim SAR gabungan akan menyisir jalur dari Basecamp Barubeureum menuju titik terakhir yang diketahui (Last Known Position/LKP) di Puncak Bayangan.
Teknik yang digunakan dalam penyisiran adalah hasty search. Yakni, pencarian cepat yang difokuskan langsung ke lokasi terakhir survivor, mengingat kemungkinan korban masih bertahan cukup besar.
Setibanya di LKP, tim akan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 akan berfokus pada pencarian di sekitar LKP, sementara SRU 2 akan memperluas pencarian ke wilayah puncak.
“Hingga saat ini, masih ada beberapa titik di Puncak Bayangan yang belum tersisir sepenuhnya,” jelas Mamang, Rabu pagi.
Upaya pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR, termasuk Basarnas Kantor SAR Bandung.
Dibantu unsur dari Polsek Sukasari, Koramil Tanjungsari, Satpol PP, SAR Unpad, Sispala Riksa Bumi, serta Komunitas Pemburu.
Dalam operasi pencarian survivor yang hilang di Gunung Manglayang, Sumedang ini, tim dibekali dengan perlengkapan lengkap.
Di antaranya, satu set peralatan SAR mountaineering, peralatan navigasi, UAV Thermal, perangkat komunikasi, perlengkapan medis.
Kemudian, alat pelindung diri (APD) untuk memastikan keselamatan tim pencari.
Pencarian, terus dilakukan dengan harapan Wendi dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Tim SAR mengimbau, para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan pendakian.
Termasuk, membawa peralatan yang memadai dan memberi tahu keluarga atau pihak terkait tentang rencana perjalanan. ***