Friday, 3 Apr 2020

Strategi Pemprov Jabar Promosikan Pariwisata Lewat Film Love In Pangandaran

Baca Juga

Asyik! Harga Ponsel dengan Sensor Sidik Jari Bakal Lebih Terjangkau

  ruber – Tak lama lagi, teknologi sensor sidik jari di bawah layar smartphone bakal lebih memasyarakat, dan tak hanya ada di ponsel-ponsel mahal. AndroidAuthority.com mewartakan...

Di ‘Rumah’ Wagub Jabar Uu, Jokowi-Amin Kalah Telak

TASIKMALAYA, ruber -- Pasangan capres 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin kalah telak di Kabupaten Tasikmalaya. Hasil perolehan sementara rekapitulasi KPU Kabupten Tasikmalaya, hingga Kamis (18/4/2019) paslon...

Sekda Kabupaten Tasikmalaya Divonis 1.4 Tahun Penjara

ruber -- Sekda Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir divonis 1 tahun 4 bulan pidana terkait kasus sunat dana bantuan sosial (Bansos). BACA JUGA: Elemen di Tasikmalaya Desak...

Petir Sambar Kantor Kecamatan Cimalaka, CCTV dan Komputer Rusak, Begini Kondisinya

SUMEDANG, ruber.id - Kantor Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat tersambar petir, Selasa (11/2/2020) siang sekitar jam 13.30 WIB. Kilat...

PANGANDARAN, ruber.idPromosi pariwisata di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus dilakukan dengan berbagai strategi, salah satunya melalui film.

Strategi yang dilakukan Pemprov Jabar ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui film garapan sutradara Oo Hermawan.

Kabid Destinasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Megi R Parlumi mengatakan, film garapan Oo Hermawan bertajuk ‘Love in Pangandaran’ merupakan salah satu bentuk promosi yang bisa diterima oleh seluruh golongan masyarakat.

Melalui film ini, dirinya berharap menjadi sarana promosi objek wisata yang ada di Pangandaran, terlebih akan mendorong potensi wisata juga di Jawa Barat.

Film yang bergenre romantika cinta itu mengangkat kisah tentang seorang anak pengusaha property bernama Stella yang diperankan oleh Chiechie dengan seorang nelayan bernama Raja yang diperankan oleh Yoggi Welner.

Namun, kisah cinta mereka tidak direstui oleh orang tua Stella yang merupakan pengusaha kaya itu.

Padahal Raja ini seorang dokter dan orang tuanya pun bos property, bahkan mitra kerja orang tuanya Stella.

“Kan orang tua Stella tahunya Raja tuh seorang nelayan miskin, jadi tidak setuju,” kata Megi kepada ruber.id, Rabu (26/2/2020).

Sementara, dalam film itu Megi sendiri terlibat sebagai pemeran Jeje Kusuma seorang investor yang ingin membangun daerah wisata bertaraf internasional.

Kemudian Jeje Kusuma pun mengalami beberapa dinamika kehidupan di keluarganya. Dia menginginkan putranya (Raja) jadi pengusaha, sedangkan Raja ingin jadi dokter.

Megi menyebutkan, pengambilan gambar pada adegan film tersebut dilakukan di sejumlah objek wisata yang ada di Pangandaran, anatarlain Pantai Barat, Pantai Batukaras, Hutan Mangrove dan RSUD Pandega.

Lalu pengambilan gambar film akan menghabiskan waktu selama 4 hari.

Love in Pangandaran akan tayang pada bulan Maret 2020 mendatang di salah satu stasiun Tv swasta nasional dengan durasi 1 jam.

Gagasan ini, kata Megi, merupakan pemikiran Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebagai salah satu upaya agar objek wisata di Jawa Barat berkembang. (R001/smf)

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Sejak Corona Merebak, Miliarder Terkaya di Dunia Ini Tambah Kaya Raya

INTERNASIONAL, ruber.id - Sejak virus corona merebak dan mengancam umat manusia, orang terkaya di dunia, Jeff Bezos makin tambah kaya.

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.