25.4 C
Indonesia
Minggu, September 26, 2021
spot_img

Satpol PP Sumedang Amankan Puluhan Pasangan Mesum di 6 Hotel, WNA Cina dan Pelajar di Antaranya

SUMEDANG, ruber.id – Satpol PP, Linmas dan Damkar Sumedang mengamankan 24 pasangan mesum yang kedapatan tengah ngamar di sejumlah hotel, Sabtu (31/8/2019).

Plt Kasatpol PP Sumedang Deni Hanafiah menyebutkan, operasi anti pekat jelang pergantian tahun baru Islam ini digelar sebagai upaya mendukung program Sumedang Simpati, yaitu terciptanya masyarakat yang dinamis.

“Ada 24 pasangan diduga mesum. Mereka kami jaring dalam operasi kali ini.”

“Satu pasang di antaranya adalah WNA Cina, dan sepasang lainnya adalah pelajar,” ucapnya, Sabtu malam.

Deni mengatakan, di lokasi pertama yaitu hotel yang berlokasi di Ciherang telah didapati dua pasangan yang diduga tidak memiliki surat nikah dan seorang perempuan tanpa identitas.

BACA JUGA:  Sehari Sebelum Larangan Mudik, Warga dari Zona Merah Berdatangan dengan Bus di Terminal Sumedang
BACA JUGA:  Terinspirasi Cara Orangtua Zaman Dulu Kelola Sampah, DLHK Sumedang Kembangkan Wasades

Kemudian, lanjut Deni, untuk razia di lokasi kedua yaitu di Hotel Kencana, pihaknya mendapati enam orang baru masuk.

“Kami membawa mereka karena diduga meraka akan melakukan hal negatif,” sebutnya.

Kemudian, kata dia, di lokasi ketiga di Hotel Handayani, pihaknya mendapati pasangan WNA asal Cina.

Selanjutnya, dua pasangan belum menikah di bawah umur dan dua orang pemuda di bawah umur yang mencurigakan.

Di lokasi keempat, di Hotel Hanjuang Hegar, pihaknya mendapati dua orang pasangan yang diduga tidak memiliki surat nikah.

Razia terakhir dilakukan di Hotel Sutra dan Hotel Dasa Putra, di mana di salah satu hotel didapati 1 pasangan.

“Mereka yang terjaring razia ini akan kami lakukan pembinaan. Atau semacam konseling, agar mereka tidak mengulangi perbuatan yang sama. Mereka juga harus menandatangani surat pernyataan,” tambahnya.

BACA JUGA:  Tiga Pendaki Gunung Tampomas Tewas, Ini Penjelasan Dokter RSUD Sumedang
BACA JUGA:  Mantap! Gelar West Java Paragliding World Championship, Sumedang Siap Melesat Kejar Banyuwangi

Untuk WNA Cina, kata Deni, setelah diinterogasi, pihaknya akan membuat surat pernyataan yang harus mereka tandatangani. Mereka juga akan diberikan pengarahan.

“Karena untuk WNA ini, razia seperti ini mungkin jarang terjadi. Sementara untuk pelajar yang kami amankan, mereka dalam terpengaruh minuman keras.”

“Kami juga akan lakukan pembinaan serta menghadirkan orang tua mereka agar meraka kapok,” katanya.

Sementara itu, operasi anti pekat ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam. (agoeng)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles