SPORTS  

Sarri Lapang Dada Lazio Kalah dari Inter di Final Coppa Italia 2026

Lazio Kalah dari Inter di Final Coppa Italia 2026
Inter juara Coppa Italia 2026. Foto from Instagram @inter

SPORTS, ruber.id – Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, berlapang dada dan mengakui keunggulan Inter, usai timnya kalah 0-2 di final Coppa Italia 2026, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma tersebut, Inter tampil dominan.

Dua gol Inter dicetak Adam Marusic di menit ke-14 (GBD), dan gol Lautaro Martinez di menit ke-35.

Sarri: Lazio kalah dari Inter adalah sesuatu yang harus diterima

Usai laga, Sarri menilai hasil tersebut wajar mengingat kualitas Inter yang saat ini berada di level tertinggi sepak bola Eropa.

“Inter sudah mencapai dua final Liga Champions, dalam tiga tahun terakhir. Mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa.”

Baca juga:  Mamadou Sarr Pulang ke Chelsea, Rosenior: Bek Kelas Dunia!

“Jadi, kalah dari Inter adalah sesuatu yang harus diterima,” ujar Sarri dikutip ruber.id dari akun X jurnalis Italia, Daniele Mari.

Pelatih asal Italia itu mengatakan, strategi Lazio di laga final tersebut lebih bermain defensif sejak awal.

Hal itu, memang sudah direncanakan demi meredam agresivitas Inter.

“Pertandingan ini, tidak sama persis seperti laga Sabtu lalu. Kami sengaja tidak melakukan pressing tinggi.”

“Di babak pertama, kami ingin bermain dengan garis pertahanan lebih rendah.”

“Karena, Inter selalu memulai laga dengan sangat agresif dan kami yakin mereka tidak bisa mempertahankan intensitas itu selama 90 menit,” jelasnya.

Namun, kata Sarri, rencana tersebut gagal berjalan sesuai harapan setelah Lazio melakukan kesalahan sendiri yang dimanfaatkan dengan baik oleh Inter.

Baca juga:  AS Roma dan Napoli Berebut Winger Muda Berbakat Austria

“Itu adalah rencana kami, tetapi semuanya berubah karena dua hadiah yang kami berikan kepada mereka.”

“Setelah itu, secara teknis Inter memang jauh lebih kuat dibanding kami,” aku Sarri.

Kapten Lazio, Mattia Zaccagni, juga mengakui timnya kesulitan menghadapi kualitas permainan Inter.

Zaccagni menilai, Lazio kurang menunjukkan karakter kuat di babak pertama.

“Kami menghadapi tim yang lebih superior dibanding kami. Pada babak pertama kami sempat kehilangan karakter permainan.”

“Di babak kedua, kami mencoba menciptakan peluang. Tetapi, itu masih terlalu sedikit untuk melawan tim seperti Inter,” kata Zaccagni. ***