Sabtu, 15 Agu 2020

Ridwan Kamil Titip Sektor Pariwisata Pangandaran ke Bupati Jeje

Baca Juga

Resmi Gabung Inter Milan, Ini Profil Lengkap Victor Moses

------------------------ Bek sayap asal Nigeria ini bergabung dari Chelsea melalui kesepakatan peminjaman dengan opsi pembelian. ------------------------- SPORT, ruber.id -- Victor Moses resmi menjadi pemain Inter Milan. Kepastian ini diumumkan...

Kejutkan Warganet, Begini Penampakan Foto Suzanna Tempo Dulu

ruber – Sebelumnya, penampakan KTP yang diduga milik artis peran Suzanna viral di media sosial, dan menciptakan kehebohan di kalangan netizen. Kini, muncul lagi foto...

ASN Ingin Selamat sampai Pensiun? Ikuti Pesan Bupati Sumedang Ini

SUMEDANG, ruber.id -- Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir berharap semua ASN di lingkungan Pemkab Sumedang dapat bekerja sesuai dengan tugasnya dan mengikuti seluruh...

Teruji! Metode Hypnotherapi Ponpes Nurul Firdaus Ciamis Sembuhkan Gangguan Kejiwaan dan Mental

Teruji! Metode Hypnotherapi Ponpes Nurul Firdaus Ciamis Sembuhkan Gangguan Kejiwaan dan Mental CIAMIS, ruber.id -- Teruji, efektivitas hypnotherapi terbukti sangat efektif dalam penanganan rehabilitasi mental...

PANGANDARAN, ruber.id – Kepedulian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran dinilai sangat tinggi.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, dirinya menitipkan daerah wisata di selatan Jawa Barat ini kepada Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam penanganan pencegahan penyebaran virus Corona.

Sebagai daerah tujuan wisata favorit di Jawa Barat, kata Emil, tentu akan menerima ancaman terbesar di tengah pandemi COVID-19.

Apalagi, seluruh destinasi di Kabupaten Pangandaran telah dibuka. Ancaman pun tentu datang dari pengunjung (wisatawan) maupun warga yang melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Jadi harus seperti ‘ngaronda’, dijaga 24 jam,” kata Emil saat touring bakti sosial dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74 di Pangandaran, Minggu (5/7/2020).

Maka dari itu, dirinya menitipkan kepada Bupati Jeje untuk terus meningkatkan komunikasi kepada warganya terkait potensi penyebaran virus Corona.

“Selama ini penanganan COVID-19 di Pangandaran sudah baik. Intinya kita harus sering komunikasi saja, baik dengan warga maupun pemerintah,” ujarnya.

Sementara, kata Emil, hingga saat ini pihaknya belum memperbolehkan kegiatan pendidikan umum (sekolah), terkecuali zona hijau COVID-19.

Namun berbeda dengan kegiatan di pesantren yang sudah diperbolehkan, karena shaf dan kurikulumnya berbeda. Meski tak berbarengan pun tidak mempengaruhi sistem.

“Sekolah umum yang dikelola oleh negara kan kurikulumnya sama. Ada sekitar 8 juta anak sekolah mulai tingkat SD hingga SLTA yang perlu dilindungi dari wabah ini,” sebutnya. (R002/dede ihsan)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Total Akumulasi 67 Orang

SUMEDANG, ruber.id - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terus melonjak. Sabtu (15/8/2020), ada tambahan 12 orang.

Hari Ini Ada 12 Warga Sumedang Positif Corona: 7 Tenaga Medis, 2 Situraja, Tomo, Ujungjaya, Rancakalong

SUMEDANG, ruber.id - Hari ini, Sabtu (15/8/2020), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali mencatatkan kasus baru pasien positif virus corona.

BPPSDMP Sebut Hasil Bumi di Pangandaran Tak Kalah Dengan Daerah Lain

PANGANDARAN, ruber.id - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI Dedi Nursyamsi menyebut hasil bumi...

Sekolah Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Awal September

PANGANDARAN, ruber.id - Pemkab Pangandaran, Jawa Barat berencana memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah pada awal September 2020.

Dukung Program Bantuan Subsidi Upah Pemerintah, BPJAMSOSTEK Kumpulkan Rekening Peserta

JAKARTA, ruber.id - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan memberikan subsidi kepada pekerja swasta yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK.