Wednesday, 8 Jul 2020

Reza Zaki: Doktor Muda asal Sumedang Maju Sebagai Bacalon Wakil Walikota Depok 2020

Baca Juga

Dikabarkan Meninggal, Ini Daftar Kandidat Pengganti Kim Jong Un

INTERNASIONAL, rubed.id - Kabar meninggalnya pemimpin Korea Utara Kim Jo Un santer dalam sepekan terakhir. Di tengah santernya kabar tersebut, seperti...

Jalan Cirebon-Bandung Ambles di Tomo Sumedang, Polisi Buka Tutup Jalan

SUMEDANG, ruber.id - Jalan Raya Cirebon-Bandung ambles sedalam 50 sentimeter dengan panjang 30 meter, Rabu (12/2/2020). Jalan nasional penghubung...

Pilkades Sumedang 2020 Harus Lahirkan Kepala Desa Berintegritas

Pilkades Sumedang 2020 Harus Lahirkan Kepala Desa Berintegritas SUMEDANG, ruber.id -- Kontestasi Pilkades 2020 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat diharapkan dapat melahirkan kepala desa berintegritas. Ketua...

Kartu Keluarga Bermasalah, SMAN 3 Kota Bandung Coret 5 Siswa Zonasi PPDB

KOTA BANDUNG, ruber -- SMAN 3 Kota Bandung mendiskualifikasi 5 calon siswa yang mendaftar melalui sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Kelima siswa...

Reza Zaki: Doktor Muda asal Sumedang Maju Sebagai Bacalon Wakil Walikota Depok 2020

KOTA DEPOK, ruber.id — Yurgen Sutarno resmi mendeklarasikan diri sebagai bakal calon wali kota di Pilkada Depok 2020.

Maju melalui jalur independen, ia lantas menggandeng politikus dan Doktor muda asal Sumedang Reza Zaki sebagai wakilnya.

Yurgen menuturkan, sudah 15 tahun Kota Depok, Jawa Barat ini dikelola secara amatiran dan tidak ilmiah. Yurgen-Zaki pun bertekad memperbaiki hal ini.

Di lain sisi, sambung Zaki, ada jurang antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah tidak mampu menerjemahkan aspirasi warganya.

Yurgen menyebutkan, ia akan membangun Kota Depok dengan evidence-based.

“Bukan membangun alun-alun yang begitu-begitu saja,” sambung Zaki.

Pada kontestasi Pilkada Depok mendatang, Yurgen-Zaki mengusung #BenerinDepok2020 dengan delapan program unggulan.

Kedelepan programnya yaitu, pertama transportasi massal berbasis rel untuk mengurai kemacetan.

Kedua, penanggulangan kemiskinan, melalui cara pemberian dana sebesar Rp2 juta/tahun untuk tiap keluarga miskin.

Ketiga, program untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Depok dengan program link and match.

Keempat, fokus pada peningkatan pendidikan. Kelima, digitalisasi pelayanan kesehatan.

Keenam, reformasi pelayanan publik. Ketujuh, membuka banyak Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Dan program kedelapan, memperbaiki pengelolaan sampah Kota Depok.

“Tujuan kami, masyarakat nyaman tinggal di sini. Kami gak boleh kasih lima tahun lagi buat mereka yang mengelola Depok secara amatir,” ujar Yurgen.

Yurgen-Zaki optimis mampu menembus bursa Pilkada Depok 2020, dengan mengumpulkan 8. 5% dari total DPT atau sekitar 85.000 KTP.

Saat ini, Yurgen-Zaki sudah mengumpulkan sekitar 9000 KTP dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Tepatnya, sejak mendeklarasikan diri maju menjadi bacalon wali kota Depok di media sosial.

Ini artinya, Yurgen-Zaki harus bekerja ekstra keras dalam dua bulan ke depan. Sebelum masa penyerahan syarat dukungan paslon dari jalur independen ini ditutup oleh KPU Kota Depok, pada 23 Februari 2020.

Terkait latarbelakang kedua pasangan muda ini tidak perlu diragukan lagi. Yurgen Sutarno sempat bertarung berebut kursi DPR RI pada kontestasi Pileg 2019 melalui PSI dengan Dapil Kota Depok-Bekasi.

Namun, Yurgen belum beruntung, seiring dengan suara PSI yang tak lolos ambang batas parlemen.

Sementara itu, pasangannya Zaki, juga bukan orang baru di dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sumedang pada 2018.

Ia juga sempat menjadi Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Dapil Subang-Majalengka-Sumedang. luvi

Baca berita lainnya: Pilkada 2020, di Kota Depok Rawan Kampanye Terselubung

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...