Saturday, 11 Jul 2020

Resmi Dibuka Bupati, Poned Puskesmas Ganeas Sumedang Siap Layani 24 Jam

Baca Juga

Ratusan Warga Kertamukti Sumedang Antre BPNT

SUMEDANG, ruber -- Ratusan warga Desa Kertamukti, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang antre untuk menerima BPNT (Bantuan Pangan Nontunai), Kamis (21/02/2019). BACA JUGA: Dandim Sumedang Tinjau Lokasi...

Tak Kantongi Izin, Kampanye Tim Relawan 01 di Pangandaran Dibubarkan Bawaslu

PANGANDARAN, ruber -- Bawaslu Pangandaran melalui Panwascam Cijulang membubarkan kampanye pertemuan terbatas timses pemenangan capres-cawapres nomor urut 01 di Pantai Batukaras, Sabtu (30/3/2019). Penyebabnya, kegiatan...

KAMMI Minta Baznas Garut Bantu Biaya Operasi Bocah Tanpa Anus

GARUT, ruber.id - KAMMI Kabupaten Garut, Jawa Barat meminta Baznas Garut membantu biaya operasi Sarah Octavia Slamer, 6. Diketahui,...

PDRB Pangandaran Capai 9.8 Juta, Sektor Pertanian Paling Berkontribusi

PANGANDARAN, ruber -- Produk Domestik Regional Bruto (PDRD) Kabupaten Pangandaran berdasarkan data perhitungan sementara tahun 2015 hingga 2018 mengalami kenaikan. Kenaikan itu tercatat berdasarkan dasar...

SUMEDANG, ruber — Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Sumedang, Puskesmas Kecamatan Ganeas kini tengah membuka layanan Poned (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) yang diresmikan langsung oleh Bupati Sumedang H Doni Ahmad Munir, Kamis (17/1/2019).

BACA JUGA: Baznas Sumedang Bantu Penderita Stroke yang Sempat Terlantar di Terminal Rambutan

Sebelumnya, Puskesmas Ganeas hanya memberikan pemeriksaan  kesehatan biasa. Namun kini, guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, telah dibuka Poned yang siap melayani selama 24 jam.

“Jadi selain pemeriksaan, ini juga dikhususkan untuk pertolongan persalinan yang akan buka selama 24 jam,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Anna Sabana kepada ruber saat mengikuti peresmian Ruang Poned di Puskesmas Ganeas, Kamis (17/1/2019).

Anna menjelaskan, dengan adanya Poned di Puskesmas Ganeas diharapkan dapat menurunkan angka kematian pada ibu dan bayi.

“Iya mudah-mudahan angka kematian ibu dan bayi dapat diminimalisasi, sehingga ujung-ujungnya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” sebut Anna.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Ganeas Ratna Wulan menambahkan, untuk melakukan pelayanan kesehatan terhadap warga Kecamatan Ganeas pihaknya dibantu oleh sejumlah tenaga medis yang cukup.

“Alhamdulillah untuk tenaga kesehatan di sini sudah cukup. Bidan ada 15 orang, dokter ada 1. Yang belum ada itu dokter gigi. Memang seharusnya sih dokter itu ada 3,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir menekankan agar selalu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Ganeas.

“Pemerintah itu ingin meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sumedang. Oleh karena itu, terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dimulai dari penyambutan pasien dengan keramahan,” ucapnya. bay

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Sumedang Bakal Kepung Gedung DPRD Minggu Besok

SUMEDANG, ruber.id - Sebanyak 42 Ormas, OKP, dan perkumpulan lainnya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat siap mengikuti aksi menolak RUU HIP, Minggu...

Gara-gara Ada Tambahan Positif Corona, Pelajar di Sumedang Belum Bisa ke Sekolah

SUMEDANG, ruber.id - Kembali bertambahnya kasus positif COVID-19 pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang, membuat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)...

Korupsi Infrastruktur, KPK Amankan Dokumen Penting di Kota Banjar

KOTA BANJAR, ruber.id - Penggeledahan Rumah Dinas Wali Kota Banjar dan kantor Dinas PU Kota Banjar, yang dilakukan KPK terkait kasus korupsi...

Agar UMKM di Tasikmalaya Tidak Terpuruk, Ini yang Dilakukan Kementerian Koperasi

TASIKMALAYA, ruber.id - Sebagai upaya menyelamatkan usaha mikro kecil dan menengah agar tidak terpuruk di masa pandemi COVID-19,...

Beredar Video MAF, Pasien Positif COVID-19 di Sumedang: Jagjag Waringkas, Jangan Panik Oke?

SUMEDANG, ruber.id - Setelah diamankan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang karena terkonfirmasi positif COVID-19, video MAF beredar di pesan...