Selasa, 11 Agu 2020

Rapat Koordinasi Forum Mujahid Tasikmalaya Hasilkan 4 Poin, Siap Gelar Aksi Besar-besaran

Baca Juga

Dua Orang Terseret Ombak di Pangandaran, Satu di Antaranya Belum Ditemukan

Dua Orang Terseret Ombak di Pangandaran, Satu di Antaranya Belum Ditemukan PANGANDARAN, ruber.id -- Dua orang yang tengah mencari kerang dikabarkan terseret ombak di Pantai...

BPJAMSOSTEK Lakukan Kegiatan Promotif Preventif di PT Kingduan Industrial Indonesia

SUMEDANG, ruber.id - BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Sumedang ikut melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat dengan melakukan rangkaian kegiatan promotif dan preventif...

Ini Inovasi Polres Sumedang dalam Melayani Masyarakat di Bidang Kesehatan

SUMEDANG, ruber -- Dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, Polres Sumedang terus melakukan berbagai inovatif. Salah satunya dengan mengadakan layanan kesehatan keliling bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. BACA...

Di Sumedang Harga Daging Masih Mahal, Ikan Air Tawar Solusinya

SUMEDANG, ruber -- Sejak libur Natal dan Tahun Baru 2019 yang lalu, harga daging di pasaran mengalami kenaikkan. Warga pun terpaksa mencari makanan alternatif untuk...

TASIKMALAYA, ruber.id – Forum Mujahid Tasikmalaya (FMT) menggelar rapat koordinasi, evaluasi dan rencana tindak lanjut aksi terkait kasus Denny Siregar di Sekertariat MUI, Minggu (5/7/2020).

Rapat tersebut dihadiri oleh para ketua LSM/ormas, tim advokat, tokoh masyarakat, juga dihadiri oleh Ketua Forum Pondok Pesantren Priangan Timur KH Yusuf Roni.

Ketua Forum Mujahid Tasikmalaya Nanang Nurjamil mengatakan, rapat koordinasi tersebut menghasilkan 6 poin.

“Hasil rapat tersebut menghasilkan 4 poin penting,” ujar Kang Jamil, sapaan akrab Nanang Nurjamil ketika diwawancarai ruber.id.

BACA JUGA: Denny Siregar Bakal Dijerat Pasal Berlapis, Forum Mujahid Tasikmalaya: Tim Polda Jabar Sudah Datang

Poin pertama yakni FMT telah membentuk timsus monitoring dan evaluasi untuk mengawasi dan mengawal proses hukum pelaporan penghinaan Denny Siregar.

Kedua, FMT menyepakati akan mengadakan aksi besar-besaran jika proses hukum jalan di tempat atau tidak ada progres yang signifikan.

Poin ketiga, sebanyak 30 ormas yang tergabung dalam FMT sepakat untuk melakukan konsolidasi internal guna persiapan aksi jika proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Terakhir, FMT sepakat untuk tetap menjaga kondusivitas sambil mengawasi progres perkembangan penanganan kasus ke depan,” ungkap Kang Jamil. (R020/Indra)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...