Puluhan Warga Klaten Jadi Pengikut Keraton Agung Sejagat

Puluhan Warga Klaten Jadi Pengikut Keraton Agung Sejagat

KLATEN, ruber.id — Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan puluhan orang di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah jadi pengikut Keraton Agung Sejagat yang dipimpin Totok Santoso Hadiningrat di Purworejo.

Kapolres mengimbau, warga tidak terpengaruh dengan modus penipuan seperti ini. Di mana pada akhirnya, kata kapolres, akan merugian diri sendiri.

Wrga Klaten yang menjadi pengikut kerajaan yang bikin heboh se Indonesia ini bermarkas di Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

“Wilayah ini jadi tempat berkumpul para anggota atau sebelum berangkat menuju Purworejo,” ungkap kapolres, Jumat (18/1/2020) kemarin.

Tempat mereka berkumpul ini, kata kapolres, digunakan sebagai sanggar dengan nama Sanggar Seni Awan Mukti milik Sri Agung.

Baca juga:  Disdikbud Boyolali Buka Pendaftaran Calon Duta Seni ke Inggris, Catat Tanggalnya

Di tempat ini, kata kapolres, juga terdapat benda yang menyerupai Kerajaan Agung Sejagad di Purworejo yang ada batu prasastinya.

Terkait keberadaan Sanggar Seni Awan Mukti ini, kata kapolres, warga dan pemerintah desa setempat juga tidak mengetahui bahwa sanggar tersebut sudah diubah menjadi kerajaan yang dibuat sejak 2018, lalu.

Saat ini, lanjut kapolres, pihaknya masih tetap menggali informasi terkait siapa saja pengikut Kerajaan Agung Sejagat.

Karena, dimungkinkan masih ada banyak lagi pengikut lainnya. Selain warga di Kecamatan Prambanan, Jogonalan, Manisrenggo, Wedi dan Kecamatan Gantiwarno.

Para pengikutnya ini mudah percaya karena telah dijanjikan untuk mendapatkan kekayaan dan jabatan yang lebih oleh pelaku, yang menjadi pimpinan Keraton Agung Sejagat.

Baca juga:  Tanam Paprika di Lereng Gunung Merapi, Upaya Pizza Hut Indonesia Tingkatkan Ekonomi Petani Boyolali

Kapolres menambahkan, kasus ini ditangani langsung oleh Polda Jawa Tengah. (R008/Jolar)

Baca berita lainnya: Pengikut Keraton Agung Sejagat asal Klaten Disebut sebagai Maha Menteri