17.4 C
Indonesia
Minggu, September 19, 2021
spot_img

Polres Sumedang Kini Punya Lapangan Tembak

BERITA SUMEDANG, ruber.id – Sebagai upaya mendukung kualitas sumber daya Polri, Polres Sumedang melengkapi fasilitas yang ada dengan hadirnya Lapangan Tembak Wicaksana Laghawa dan Barak Dalmas. Kedua fasilitas ini berlokasi di lingkungan Mako Polres Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto bersama Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan meresmikan Lapangan Tembak dan Barak Dalmas, Selasa (24/8/2021).

Dalam kesempatan ini, Erwan menyerahkan sertifikat tanah hibah dari Pemkab Sumedang kepada Polres Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menyebutkan, Lapangan Tembak Wicaksana Laghawa Polres Sumedang ini didedikasikan untuk olahraga menembak bersama elemen masyarakat. Ini dinaungi oleh organisasi Persatuan Menembak dan Berburu seluruh Indonesia (Perbakin).

BACA JUGA:  BUMDes Legok Kaler Sumedang Salurkan Bantuan untuk Penanggulangan Corona
BACA JUGA:  Puting Beliung Tumbangkan Pohon di Cimanintin dan Timpa Masjid

Olahraga menembak, kata Eko, akan bermaanfaat untuk memperkuat otot, memperbaiki postur tubuh. Selain itu, meningkatkan fokus, meredakan stres, hingga meningkatkan ketajaman mata dan menjadi sarana bersosialisasi.

“Alhamdulillah, ada lapangan tembak di Polres Sumedang. Harapannya, seluruh anggota bisa semakin produktif latihan dan meningkatkan keterampilannya. Terutama, untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Terkait Barak Dalmas Wicaksana Laghawa, sambung Eko, berfungsi sebagai akomodasi bagi personal Dalmas dalam menangani gangguan Kamtibmas.

“Barak ini juga dialokasikan sebagai tempat isolasi terpusat. Apabila terjadi lonjakan Covid-19 guna mendukung kinerja Satgas Covid-19 Sumedang,” jelasnya.

Eko menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menghibahkan tanahnya untuk Polres Sumedang.

“Terima kasih atas sertifikat lahan Polres yang telah selesai. Sebagai lahan markas yang terdaftar sebagai aset kepolisian Republik Indonesia,” katanya.

BACA JUGA:  BPPSPAM Butuh Rp5 Triliun untuk Bangun SPAM Regional Jatigede
BACA JUGA:  Covid-19 di Sumedang Nyaris Tembus 3.000 Kasus, Tetap Waspada!

Penulis/Editor: Bam

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles