Akhir Pekan, Arus Lalu Lintas di Pantai Pangandaran Direkayasa

Arus Lalu Lintas
ARUS lalu lintas di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran direkayasa. doc humas/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Setiap akhir pekan, Polres Ciamis dan Dinas Perhubungan Pangandaran merekayasa arus lalu lintas di kawasan objek wisata Pantai Pangandaran.

Rekayasa arus lalu lintas tersebut sebagai upaya untuk mencegah penumpukan wisatawan di satu tempat. Mengingat kondisi pandemi belum berakhir.

Sabtu (25/9/2021) siang, Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi melakukan pengecekan kesiapan rekayasa arus lalu lintas di beberapa titik di kawasan Pantai Pangandaran.

“Kami bersama Dishub Pangandaran dan personel lainnya memeriksa setiap ruas jalan. Water barrier kita pasang, kemudian rambu-rambu lalu lintas diatur setiap titik,” kata Wahyu.

Di tempat terpisah, jajaran Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Ciamis melaksanakan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat di Pantai Pangandaran.

Baca juga:  Rapid Test Gratis Bagi Warga Pangandaran, Pelaku Usaha Pariwisata Akan Dites Swab

Edukasi protokol kesehatan itu dilakukan dengan cara woro-woro kepada pengunjung dan masyarakat. Yang berkendara melintas masuk ke kawasan pantai.

Kemudian, para pengendara yang melintas diberikan masker gratis. Sebagai bentuk kepedulian dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh sejumlah anggota Satlantas Polres Ciamis di kawasan gerbang utama objek wisata Pantai Pangandaran.

Operasi Patuh Lodaya Difokuskan di Kawasan Wisata

Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan, Operasi Patuh Lodaya kali ini difokuskan di kawasan objek wisata.

“Akhir pekan biasanya banyak warga atau wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran. Kita atur pergerakan mereka supaya tidak terjadi penumpukan di satu titik,” tuturnya.

Baca juga:  Hasil Swab 25 Pelaku Usaha Pariwisata Negatif, Pangandaran Zero Kasus COVID-19

Zanuar menyebutkan, Operasi Patuh Lodaya 2021 lebih ditekankan terhadap upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami gelar selama 14 hari. Dari tanggal 20 September sampai 3 Oktober mendatang. Polres Ciamis akan fokus di kawasan wisata,” sebutnya. (R002)