22.4 C
Indonesia
Senin, September 27, 2021
spot_img

PKH, BPNT, JKN, KIS Tak Dapat, Warga Garut yang Tinggal di Gubuk Ini Berharap Bantuan Rutilahu

GARUT, ruber.id — Ajam Nurjaman, 41; dan istrinya, Wulan Mulyani, 38, keluarga asal Garut, Jawa Barat ini mengaku tidak pernah mendapat bantuan apapun dari program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan.

Baik itu bantuan PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Nontunai), JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) maupun KIS (Kartu Indonesia Sehat).

Padahal, pasutri asal Kampung Babakan Koropeak RT 04/12, Kelurahan Sucikaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut ini hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di gubuk reyot berbahan bilik.

BACA JUGA:  Warga Samarang Minta Pemkab Garut Segera Perbaiki Jalan Rusak

Di musim penghujan ini, Ajam mengaku berjuang menghadapi cuaca yang sewaktu-waktu dapat mengancam rumah tinggalnya ini.

Ajam bersama istri dan anak balitanya tinggal di rumah gubuk ukuran 8×5 meter persegi. Beratap asbes dengan dinding bilik (anyaman bambu) dan triplek.

BACA JUGA:  Terpeleset saat Mancing, Warga Malangbong Hilang Tenggelam di Sungai Cimanuk

Sehingga ketika hujan, rumah Ajam sering diempas angin besar dan diterjang air hujan.

Bagi Ajam dan istri hal ini tidak menjadi masalah, tapi bagi anaknya yang masih balita, musim hujan seperti sekarang ini menjadi masalah besar.

Karena itu, Ajam berharap sekali dapat menerima bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari pemerintah.

“Sebelumnya memang pernah ada petugas yang foto-foto rumah, tapi hingga sekarang belum ada kabarnya,” kata Ajam saat ditemui di rumahnya, Jumat (31/1/2020).

BACA JUGA:  Heboh Kepala Sekolah di Garut Bawa Senjata Api, Ini Penjelasannya

Sementara, istrinya Wulan mengaku heran, karena keluarganya tidak pernah mendapat bantuan apapun.

“Bantuan seperti PKH, BPNT, ataupun KIS kami tidak pernah dapat. Tidak seperti warga miskin yang lain.”

BACA JUGA:  Kabar Gembira Bagi UMKM di Priangan Timur, Ada Program Baru dari Bank bjb

“Kami berharap dari pemerintah ada bantuan. Minimal untuk bangun rumah kami ini, tolong kami diperhatikan,” ucapnya. fey

Baca berita lainnya: Pemilik Rutilahu di Garut: Tiap Malam Kepikiran Terus Takut Rumah Roboh

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles