Sabtu, 8 Agu 2020

Pimpinan Ponpes Miftahul Khoer Manonjaya Dukung Iwan Saputra di Pilkada Kabupaten Tasikmalaya

Baca Juga

Sistem Hitung Pemilu 2019 di Pangandaran Dikhawatirkan Terkendala Internet

PANGANDARAN, ruber -- Sistem Hitung Pemilu 2019 di Kabupaten Pangandaran Dikhawatirkan Terkendala Internet. Divisi Sosialisasi dan Parmas KPU Pangandaran Maskuri Sudrajat mengatakan, kegiatan melibatkan operator...

Harlah ke 97, Bendera Nahdlatul Ulama Berkibar di Himalaya

DEPOK, ruber.id - Menurut kalender hijriah, Nahdlatul Ulama merayakan hari lahirnya tiap 16 Rajab. Dari pendekatan hijriiah ini, tahun...

Ibu dan Anak Positif Corona Dijemput Gugus Tugas Sumedang, Warga Regol Wetan: Kami Takut!

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Setelah diketahui hasil swab tes positif, Petugas COVID-19 Kabupaten Sumedang menjemput ibu dan anak asal Kelurahan Regol Wetan,...

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Pamulihan Ditangkap Polisi di Tanjungsari Sumedang

Kedapatan Bawa Sabu, Warga Pamulihan di Tangkap Polisi di Tanjungsari Sumedang SUMEDANG, ruber.id -- Lagi, jajaran Satresnarkoba Polres Sumedang, Jawa Barat menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika...

TASIKMALAYA, ruber.id – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Khoer Pasirbatang, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya KH Miftah Farid mendukung penuh Iwan Saputra maju di pilkada sebagai calon bupati.

Pernyataan tersebut diungkapkan KH Miftah Farid saat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan deklarasi mengusung Iwan Saputra menjadi calon Bupati Tasikmalaya di pesantrennya, Rabu (1/7/2020).

Kepada wartawan, KH Miftah Farid mengatakan bahwa kedekatan dirinya dengan Iwan Saputra sudah terjalin lama.

Menurut KH Miftah Farid, sebelum mencalonkan sebagai Bupati Tasikmalaya, A Iwan, sapaan akrab Iwan Saputra, sudah biasa berkunjung ke pesantrennya.

“Jauh-jauh hari sebelum masuk pencalonan bupati, Iwan Saputra sudah biasa berkunjung ke pesantren, bukan karena mencalonkan diri menjadi calon bupati saja,” ungkapnya.

BACA JUGA: KPU Kabupaten Tasikmalaya Adakan Bimtek Pemetaan TPS dan Pemuktahiran Data Pemilih

KH Miftah berharap jika Iwan terpilih menjadi bupati bisa mengakomodir keinginan para kyai, ulama, juga pendiri pesantren. Sesuai dengan julukannya bahwa Tasikmalaya adalah Kota Santri.

“Mudah-mudahan kalau A Iwan terpilih (menjadi bupati), bisa lebih berkembang lagi, bisa menjadikan pesantren-pesantren khususnya yang ada di Kabupaten Tasik lebih menonjol dakwahnya untuk di Jawa Barat.”

“Harapan kyai tidak lebih dari itu. Yang baik harus dipertahankan bahkan ditambah dan yang dianggap belum mencapai keinginan para pesantren dan para kiyai mudah-mudahan bisa diperjuangkan,” jelasnya.

Sementara itu, deklarasi PKS sendiri dihadiri Ketua DPD PKS Kabupaten Tasikmalaya Dadi Supriadi, Sekretaris Dedi Kurniawan serta para petinggi DPW PKS Jabar.

Di antaranya anggota DPRD Jabar Tetep Abdulatip dan Didi Sukardi (Badan Pemenangan Pemilu DPW PKS Jabar).

Hadir pula para pendukung Iwan Saputra serta Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Khoer KH Miftah Farid dan sejumlah santrinya. (R020/Indra)

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.