Sabtu, 26 Sep 2020

PGRI: Guru di Pangandaran Harus Netral Dalam Pilkada 2020

Baca Juga

Ratusan Pelajar Pangandaran Antusias Ikuti Sosialisasi Penerimaan Prajurit TNI AL

PANGANDARAN, ruber -- Ratusan pelajar di Kabupaten Pangandaran mengikuti sosialisasi penerimaan prajurit TNI AL di SMAN 1 Pangandaran, Kamis (14/2/2019). BACA JUGA: Kata Dosen STIT...

Belum Sejahtera, Petani Tembakau di Garut Harapkan Fasilitas Irigasi

GARUT, ruber -- Industri tembakau merupakan salah satu penyumbang utama bagi kas negara. Bahkan, orang terkaya di Tanah Air ada yang berasal dari kalangan...

Pecat Marco Giampaolo, AC Milan Resmi Tunjuk Stefano Pioli

Pecat Marco Giampaolo, AC Milan Resmi Tunjuk Stefano Pioli SPORT, ruber.id -- Liga Italia Serie A brlum setengah jalan. Namun, baru memasuki pekan ketujuh, performa...

Ini Segudang Manfaat Masker Kopi untuk Wajah yang Perlu Anda Tahu

Ini Segudang Manfaat Masker Kopi untuk Wajah yang Perlu Anda Tahu ruber.id -- Setiap orang tentunya ingin memiliki wajah yang bersih, cerah dan menawan. Saat ini,...

GURU ASN di Pangandaran diminta netral dalam Pilkada 2020

PGRI: Guru di Pangandaran Harus Netral Dalam Pilkada 2020

PANGANDARAN, ruber.id — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Undang Kosasih meminta agar para guru Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terlibat dalam politik praktis.

Undang mengatakan, secara organisasi pihaknya tidak akan terlibat dalam politik praktis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang di Pangandaran.

Sikap tersebut, kata Undang, sudah dibuktikan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) beberapa waktu lalu.

“Kami meyakini guru di Pangandaran sudah cerdas, mereka tidak akan memberanikan diri masuk dalam pusaran politik praktis untuk mendukung salah satu calon di Pilkada nanti,” katanya kepada ruber.id belum lama ini.

Undang menuturkan, khusus untuk guru ASN pihaknya tidak mengharapkan ada yang menyatakan dukungan secara terang-terangan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Sementara ini pihaknya belum mengeluarkan imbauan secara formal terkait larangan guru ASN untuk tidak terlibat di politik praktis.

“Kami hanya bilang jaga netralitas dalam Pilkada. Profesionalitas guru harus dijaga. Masalah pilihan cukup di hati saja,” sebutnya. dede ihsan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Warga Darmaraja Meninggal Positif COVID-19, Total Kasus Kematian di Sumedang Jadi 5 Orang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Warga asal Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dipastikan positif COVID-19.

Jeruk Lemon Sumedang Bisa Dikembangkan Layaknya Agrowisata Malang

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Jeruk Lemon yang ditanam di Desa Cijambu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang dapat dikembangkan menjadi agrowisata layaknya di Malang,...

Mau Masuk Akmil TNI? Yuk Datang ke Kodim Sumedang, Gratis

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Bagi muda-mudi di Kabupaten Sumedang yang ingin menjadi calon prajurit TNI, mulai dari calon Tamtama (Catam), Caba (Calon...

Febri Diansyah Pamit dari KPK

BERITA NASIONAL, ruber.id - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pamit dari lembaga rasuah tersebut.

Warga Purbaratu Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Sungai Citanduy

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kamaludin, 40, warga Kampung Pasir Jaya, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya ditemukan tewas di Sungai Citanduy, Jumat...