Petani Padi Dapat Dudukuy dari Anggota DPRD Pangandaran

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Pangandaran Wowo Kustiwa saat membagikan dudukuy kepada para petani. doc pribadi/ruber.id

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran Wowo Kustiwa membagikan dudukuy atau topi kepada petani yang sedang bersiap menanam padi di sawah.

Kedatangan anggota dewan Pangandaran di lokasi tepatnya di Desa Selasari, Kecamatan Parigi itu untuk memberi semangat para petani yang bercocok tanam.

Salah satunya dengan memberi dudukuy atau topi yang berguna melindungi bagian kepala dari sengatan matahari saat di sawah.

Wowo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat hampir lumpuh, termasuk juga perekonomian di daerah pedesaan.

“Saya lihat ibu-ibu petani desa lagi menyiapkan benih padi buat persiapan masa tanam. Supaya tidak kepanasan kita berikan topi dudukuy,” kata Wowo belum lama ini.

Baca juga:  Gempa Tasikmalaya, Dirasakan Warga Pangandaran dan Garut

Sebagai wakil rakyat, Wowo merasa perlu memberikan semangat optimisme di tengah pandemi dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat.

Langkah efektifnya adalah dengan terjun langsung menghidupkan potensi ekonomi pedesaan. Seperti sektor pertanian, UMKM dan Desa Wisata. 

“Potensi di desa lah sebenarnya yang harus kita dorong. Karena kalau ekonomi masyarakat desa tumbuh saya yakin ekonomi akan pulih,” ujarnya.

Wowo juga mengutip perkataan Presiden RI melalui Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif yang menyebut Desa Wisata merupakan simbol kebangkitan ekonomi.

Namun hal itu, hanya bisa terwujud apabila semua pihak mendorong kemajuan potensi desa mulai dari pertanian, UMKM, dan Desa Wisata.

“Saya terus akan dorong para petani desa, usaha kecil, dan Desa Wisata. Supaya tetap semangat di tengah pandemi ini. Dan terus menciptakan kreativitas dengan berbagai inovasinya,” terangnya.

Baca juga:  Bikin Resah, Belasan Remaja di Pangandaran Diamankan Polisi

Wowo menyebutkan, Pemkab sudah membuka peluang kepada para petani desa dan usaha kecil supaya mampu bersaing di tengah industri kreatif.

Di antaranya dengan ikut membantu memasarkan produk UMKM melalui pasar swalayan maupun pasar online. Seperti marketplace

“Pak Bupati sudah memberikan ruang kebijakannya untuk mendorong serta menumbuhkan para petani desa. Dan usaha kecil menengah, supaya perekonomian bangkit dan maju terus berkembang meski di tengah pandemi,” sebutnya. (R002)

  • Bagikan