Wednesday, 8 Jul 2020

Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Sinar Laut H+5, Nelayan asal Indramayu Ditemukan Tewas

Baca Juga

Waduh, Sarjana di Indonesia Setara dengan Lulusan SMA di Denmark

ruber -- Lulusan sarjana di Indonesia setara dengan lulusan SMA di Denmark. Fakta itu disampaikan Menteri PPN/Kepala BappenasĀ Bambang Brodjonegoro saat membeberkan fakta mengejutkan dalam Indonesia...

Dirawat Seminggu karena Sakit, Kepala Desa Tertua di Sukaresmi Garut Tutup Usia

GARUT, ruber.id -- Inna lillahi wa innailaihirojiun. Aman Supandi, kepala Desa Cintadamai, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Jumat (13/9/2019) tadi malam...

Pengakuannya Viral, Begini Ajudan Ibu Negara Sandhyca Putrie yang Sebenarnya

ruber -- Sandhyca Putrie, begitulah nama gadis ini. Baru-baru ini, sosoknya berhasil menyita perhatian warganet. Pengakuan status ajudan cantik Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi)...

Alasan Kenapa Kamu Wajib Pakai Masker di Tengah Wabah Corona

TIPS & GAYA HIDUP, ruber.id - Badan Kesehatan Dunia atau WHO mewajibkan penggunaan masker di tengah wabah virus corona.

ruber — R Ahmad Maulana, 18, nelayan asal Blok Kedung Dawa RT 01/01 Desa Kedungdawa Kecamatan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu ditemukan tewas di Perairan Sadewa, Kabupaten Karawang, Ahad (17/2/2019).

Kepala Bagian Humas dan Keprotokolan Basarnas Bandung Joshua Banjarnahor mengungkapkan, Ahmad ditemukan petugas gabungan pada operasi SAR hari ke-5 di Perairan Sadewa, Karawang.

“Pada hari ke-5 ini, kami menemukan seorang nelayan Kapal Nelayan Sinar Laut dalam kondisi meninggal dunia,” ungkapnya dalam rilis yang diterima ruber, Ahad siang.

Diketahui, Kapal Nelayan Sinar Laut terbalik akibat terhantam ombak saat melaut di wilayah Perairan Sadewa, Kecamatan Tirtajaya, Karawang, Minggu (10/2/2019) lalu.

“Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan visum di rumah sakit oleh pihak inafis Polres Karawang dan Polair Polres Karawang,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan penyisiran menggunakan Kapal Nelayan KM. Hasil Laut 103; KM. Hasil Laut 106; dan KM. Hasil Laut 231.

“Penyisiran dari Tanjung Pakis ke arah barat Pantai Muara Bungin dan Pantai Cagar Batavia dengan jarak 15 kilometer, menggunakan 2 unit LCR Kansar Bandung,” sebutnya.

Lalu, kata dia, penyisiran juga dilakukan dari BTKP Tanjung Priok hingga Perairan Muara Gembong dan Perairan Bendera Bekasi, menggunakan 1 unit RIB 03 Jakarta.

“Dengan ditemukannya satu orang nelayan. Saat ini, kami masih melakukan pencarian 3 orang nelayan lainnya atas nama Dray, 24, ABK; Usin, 19, ABK; dan Asep, 35, ABK,” ucapnya. luvi

loading…


Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...