Minggu, 27 Sep 2020

Memiliki Risiko Tinggi Penyebaran COVID-19, Grand Pangandaran Peduli kepada Pelaku Usaha Pariwisata

Baca Juga

Konfercab Serentak Zona 3 di Pangandaran, DPP: Acara Resmi PDI Perjuangan Harus Tampilkan Kesenian Lokal

PANGANDARAN, ruber -- Konferensi Cabang (Konfercab) serentak PDI Perjuangan zona 3 Jawa Barat dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran, Ahad (14/7/2019). BACA JUGA: Konfercab Serentak, Bupati Jeje Kembali...

Pelatih Persib Ajak Bobotoh Tetap Jaga Stamina saat Wabah Corona

SPORT, ruber.id - Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts  mengajak bobotoh tetap menjaga stamina di tengah mewabahnya virus corona.

H-6 Lebaran, Jalur Mudik Sumedang Masih Ramai Lancar

SUMEDANG, ruber -- Pada H-6 Lebaran, Kapolres Sumedang memantau sejumlah jalur mudik. Mulai dari jalur tengah, Cadaspangeran hingga jalur selatan penghubung Sumedang-Malangbong. Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo...

Timsus 1901 Jawa Barat Turunkan 14 Unit Mobil Emoji Untuk Sosialisasikan Jokowi-Ma’ruf Amin

SUMEDANG, ruber -- Timsus 1901 Sumedang lakukan sosialisasi Jokowi-Ma'ruf Amin melalui mobil Emoji (Eta Mobil Nomor Hiji) yang diturunkan dari tim Jawa Barat. Di Jawa...

PANGANDARAN, ruber.id – Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang tourism property Grand pariwisata Pangandaran kembali melakukan kegiatan sosial dalam rangka membantu sesama pada masa pandemi COVID-19.

Kegiatan CSR atau Corporate Social Responsibility Grand Pangandaran yang dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2020) itu menyasar para pelaku usaha pariwisata.

Dalam program ini, Grand Pangandaran membagikan hand sanitizer dan masker gratis kepada pelaku usaha di Pasar Nanjung Sari, Pantai Barat Pangandaran.

Marketing Grand Pangandaran Lesti Nur Wulan mengatakan, pelaku usaha pariwisata merupakan roda penggerak ekonomi yang cukup penting di daerah pesisir selatan Jawa Barat ini.

“Mereka adalah para pelaku usaha yang terdampak langsung selama pandemi virus Corona,” kata Lesti dalam pres rilis yang diterima ruber.id.

Dibukanya objek wisata Pangandaran, kata Lesti, menjadi angin segar untuk perekonomian masyarakat yang selama ini bergantung dari wisatawan.

“Sama-sama kita sadari, bahwa para pelaku usaha pariwisata ini merupakan orang-orang yang memiliki risiko tinggi dalam penyebaran COVID-19,” ujarnya.

Lesti menyebutkan, jika pemerintah pusat gencar dengan program Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Pemkab Pangandaran pun memiliki program yang diberi nama JJCM.

“Jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan memakai masker. Kegiatan kami ini adalah bukti kepedulian perusahaan, bahwa pandemi COVID-19 harus dihadapi bersama,” sebutnya. (R002/dede ihsan)

BACA JUGA: Di Tengah Pandemi Corona, Grand Pangandaran Berikan Bantuan kepada Anak Yatim Piatu

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Kasus Positif COVID-19 Kabupaten Tasik Tambah 15 Orang dalam Sepekan

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat terus bertambah. Sebelumnya, kasus konfirmasi COVID-19...

30 Pasien Positif COVID-19 Sumedang Masih Jalani Perawatan

BERITA SUMEDANG, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat masih terus bertambah. Hingga Sabtu (26/9/2020) total...

Kasus Konfirmasi COVID-19 Kota Tasikmalaya Melonjak, 7 Pasien Meninggal

BERITA TASIKMALAYA, ruber.id - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat terus melonjak, dalam sepekan terakhir. Selain itu,...

Jadwal Serie A: Inter vs Fiorentina, Roma vs Juventus

BERITA SPORTS, ruber.id - Laga perdana Inter Milan di Liga Italia Serie A akan berlangsung di San Siro, Minggu (26/9/2020) dini hari...

Perda APBD 2021 Pangandaran Disahkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id - Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan Belanjaan Daerah (APBD) tahun 2021 Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat resmi disahkan.