SPORTS, ruber.id – Klub Serie A, Parma memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Spanyol, Carlos Cuesta.
Parma, memecat Cuesta setelah rentetan hasil kurang memuaskan pada lima laga awal Parma di Serie A 2026/2027.
Parma siapkan tiga kandidat sebagai pelatih baru, Gilardino terkuat
Dikutip ruber.id akun X jurnalis Italia Nicolo Schira, Cuesta harus meninggalkan kursi pelatih setelah Parma hanya mampu meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang. Sementara, tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
“Manajemen Parma, mulai bergerak mencari pengganti Cuesta. Alberto Gilardino, menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi pelatih kepala klub berjuluk Gialloblu tersebut,” ungkap Schira, Senin (28/9/2026).
Selain Gilardino, Parma juga tengah mempertimbangkan dua nama lainnya. Yakni, Paolo Zanetti dan Roberto D’Aversa.
“Keduanya, masuk dalam evaluasi manajemen untuk menentukan sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim,” jelas Schira.
Sementara itu, nama Igor Tudor tampaknya tidak masuk dalam opsi utama Parma.
Pelatih asal Kroasia itu, memiliki rencana lain sehingga belum menunjukkan ketertarikan untuk mengambil alih posisi di Parma.
Parma, akan menentukan pilihan pelatih baru setelah melakukan evaluasi terhadap sejumlah kandidat yang tersedia.
Sementara itu, Parma memecat Cuesta setelah membawa Parma bertengger di peringkat 13 klasemen akhir Serie A 2025/2026.
Selain mampu membawa Parma bertahan di Serie A, Cuesta juga mampu mengoptimalkan sejumlah pemain muda. Mulai dari bek muda Leoni yang hijrah ke Liverpool hingga Zion Suzuki yang bergabung ke Aston Villa.
Pertanyaannya, apakah langkah Parma memecat Cuesta dengan dalih meningkatkan performa tim sudah tepat atau malam menjadi blunder? Jawabannya, akan terlihat di akhir musim ini.***





