Selasa, 11 Agu 2020

Organisasi Kemahasiswaan di Garut Pertanyakan Seleksi Sekda Definitif

Baca Juga

Grup Musik asal Sumedang, Arberic, Aransemen Ulang Single Lagu Hits Nyeri Hate

SUMEDANG, ruber.id - Arberic, grup musik asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengaransemen ulang lagu berjudul Nyeri Hate. Lagu ciptaan...

Hindari Calo, Protokol Lapak Asik BPJamsostek Permudah Klaim JHT

SUMEDANG, ruber.id - Sejak diaktifkan pada pertengahan Maret 2020 lalu, imbas merebaknya corona virus atau COVID-19, Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak...

Mancing di Sungai Cipunagara, Warga Subang Hilang Tenggelam

SUBANG, ruber.id - Sardi, 53, hilang tenggelam saat memancing di Sungai Cipunagara, Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2020) dini hari.

Akibat Pandemi Corona, Distribusi Pupuk Bersubsidi ke Pangandaran Sempat Terhambat

PANGANDARAN, ruber.id - Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyikapi keluhan para petani terkait kelangkaan pupuk bersubsidi selama satu bulan lebih.

GARUT, ruber.id – Organisasi kemahasiswaan PMII dan GMNI Kabupaten Garut meminta seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Garut definitif dipercepat.

Sejak Sekda Garut Deni Suherlan meninggal dunia 11 Mei lalu, hingga kini jabatan Sekda masih diisi penjabat tugas (Pj).

Ketua PMII Garut Ipan Nur Alam memandang, Pemkab Garut lamban dalam melakukan seleksi.

Padahal, kata dia dalam aturannya, seleksi Sekda harus sudah dipersiapkan 5 hari sejak kekosongan sekda definitif.

Jabatan Sekda, kata dia, merupakan sangat strategis dan perannya sangat berpengaruh signifikan dalam berbagai perumusan, pelaksanaan, pemantauan kebijakan pemerintah.

“Sampai saat ini, Pemkab Garut belum terlihat melakukan berbagai persiapan melaksanakan proses seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan sekretaris daerah,” katanya.

Ipan menyebutkan, sejak dilantiknya Pj Sekda Garut H Zat zat Munajat, Pemkab Garut sama sekali belum melakukan apapun terkait proses seleksi.

“Padahal jelas bahwa hal ini penting segera dilakukan oleh Pemkab Garut, mengingat otoritas Pj Sekda ini berbeda dengan Sekda definitif,” jelasnya.

Senada, Ketua GMNI Garut Lukman Bahrul Alam mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepda DPRD Garut.

DPRD Garut, diminta proaktif dengan meminta Pemkab Garut untuk segera melakukan proses seleksi.

“Kami dari PMII dan GMNI telah melayangkan surat kepada DPRD Garut, untuk segera memerintahakan kepada Pemkab Garut.”

“Melakukan proses seleksi pemilihan Sekda definitif dengan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan,” terangnya.

Lukman menjelaskan, poin penting dari Perpres Nomor 3/2018 Pasal 10 ayat 1, mengharuskan proses seleksi terbuka pengisian Sekda oleh kepala daerah sudah dimulai paling lambat 5 hari kerja, terhitung sejak terjadinya kekosongan. (R011/Fey)

BACA JUGA: Kabar Meninggalnya Sekda Garut Deni Suherlan Membuat Kaget

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Guru asal Situraja Positif Corona Ikut Rapat, 10 Pegawai Disparbudpora Sumedang Isolasi Mandiri

SUMEDANG, ruber.id - Seorang guru di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat positif corona. Guru yang juga panitia hajat...

Rancangan KUPA-PPAS Disetujui Enam Fraksi di DPRD Pangandaran

PANGANDARAN, ruber.id - Sebanyak enam fraksi di DPRD Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menyetujui dan menerima penjelasan bupati. Hal itu terkait rancangan Kebijakan...

Bocah Tenggelam di Muara Ciasem Subang Ditemukan

SUBANG, ruber.id - Indra, 9, bocah yang tenggelam saat berenang di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat ditemukan, Minggu (9/8/2020) malam...

Disulap Jadi Camping Groud, Perkebunan Teh Margawindu Sumedang Makin Ramai Dikunjungi

SUMEDANG, ruber.id - Perkebunan teh Margawindu di Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendadak ramai dikunjungi para pecinta alam,...

Bocah asal Subang Hilang di Kali Muara Ciasem

SUBANG, ruber.id - Indra, bocah umur 9, hilag tenggelam di Kali Muara Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (9/8/2020) sekitar jam 14.00...