21.4 C
Indonesia
Rabu, Juli 28, 2021
spot_img

Organisasi Kemahasiswaan di Garut Pertanyakan Seleksi Sekda Definitif

GARUT, ruber.id – Organisasi kemahasiswaan PMII dan GMNI Kabupaten Garut meminta seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Garut definitif dipercepat.

Sejak Sekda Garut Deni Suherlan meninggal dunia 11 Mei lalu, hingga kini jabatan Sekda masih diisi penjabat tugas (Pj).

Ketua PMII Garut Ipan Nur Alam memandang, Pemkab Garut lamban dalam melakukan seleksi.

Padahal, kata dia dalam aturannya, seleksi Sekda harus sudah dipersiapkan 5 hari sejak kekosongan sekda definitif.

Jabatan Sekda, kata dia, merupakan sangat strategis dan perannya sangat berpengaruh signifikan dalam berbagai perumusan, pelaksanaan, pemantauan kebijakan pemerintah.

BACA JUGA:  4 Calon Kepala Desa Gugat Hasil Pilkades Wanakerta Garut

“Sampai saat ini, Pemkab Garut belum terlihat melakukan berbagai persiapan melaksanakan proses seleksi untuk mengisi kekosongan jabatan sekretaris daerah,” katanya.

BACA JUGA:  Longsor di Jalan Malangbong, Tasikmalaya-Bandung Lumpuh, Hati-hati Licin!

Ipan menyebutkan, sejak dilantiknya Pj Sekda Garut H Zat zat Munajat, Pemkab Garut sama sekali belum melakukan apapun terkait proses seleksi.

“Padahal jelas bahwa hal ini penting segera dilakukan oleh Pemkab Garut, mengingat otoritas Pj Sekda ini berbeda dengan Sekda definitif,” jelasnya.

Senada, Ketua GMNI Garut Lukman Bahrul Alam mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepda DPRD Garut.

DPRD Garut, diminta proaktif dengan meminta Pemkab Garut untuk segera melakukan proses seleksi.

“Kami dari PMII dan GMNI telah melayangkan surat kepada DPRD Garut, untuk segera memerintahakan kepada Pemkab Garut.”

BACA JUGA:  Hari Kelima, Tim SAR Bagi 2 Pencarian Korban di Pantai Santolo

“Melakukan proses seleksi pemilihan Sekda definitif dengan mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan,” terangnya.

Lukman menjelaskan, poin penting dari Perpres Nomor 3/2018 Pasal 10 ayat 1, mengharuskan proses seleksi terbuka pengisian Sekda oleh kepala daerah sudah dimulai paling lambat 5 hari kerja, terhitung sejak terjadinya kekosongan. (R011/Fey)

BACA JUGA:  Diganjar Uang Kompensasi, Delman Dilarang Beroperasi di Jalur Mudik Garut

BACA JUGA: Kabar Meninggalnya Sekda Garut Deni Suherlan Membuat Kaget

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles