Operasi Pekat Lodaya 2024 di Pangandaran, Petugas Gabungan Amankan Petasan

Petugas gabungan Operasi Pekat Lodaya 2024 di Pangandaran amankan petasan dari pedagang. dede/ruber.id

BERITA PANGANDARAN – Operasi Pekat Lodaya 2024 digelar Polres Pangandaran bersama TNI, Satpol PP dan Pemkab setempat. Tim gabungan ini salah satunya menyasar para pedagang kembang api.

Mereka pun menemukan banyak petasan berbagai jenis dan ukuran dari para pedagang kembang api. Sasaran Operasi Pekat Lodaya ini dimulai dari tanggal 21-30 Maret 2024.

Kabag Ops Polres Pangandaran Kompol Dodi Arahmansyah mengatakan, sasaran operasi ini adalah kejahatan jalanan, prostitusi, pemerasan, minuman keras, balapan liar dan perjudian.

“Kami temukan dan amankan beberapa jumlah petasan dari para penjual dengan berbagai jenis dan ukuran,” kata Dodi saat menggelar operasi tersebut, Sabtu 23 Maret 2024.

Dodi menuturkan, tujuan Operasi Pekat Lodaya 2024 adalah untuk memberikan rasa aman dan ketertiban masyarakat. Supaya lebih khidmat dalam menjalankan ibadah puasa.

Baca juga:  Pemasaran Hasil Pertanian Masih Mentok, Pemkab Pangandaran Diminta Jangan Hanya Lakukan Penyuluhan Saja

“Tadi cukup banyak yang kami amankan, mungkin sampai ratusan buah. Petasan-petasan itu memiliki sumbu dan bisa meledak. Sangat berbahaya kalau dinyalakan, apalagi oleh anak kecil,” tuturnya.

Maka dari itu, kata Dodi, tim gabungan mengamankan sejumlah petasan. Meski saat operasi berlangsung ada seorang penjual besar yang keberatan dan tidak terima dagangannya disita.

“Kami mengundang penjual besar ini untuk menyamakan persepsi soal aturan penjualan petasan di wilayah hukum Polres Pangandaran. Bahwa petasan yang dianggap berbahaya untuk tidak dijual,” ucapnya.

Operasi Pekat Lodaya 2024 ini diharapkan memberi efek jera kepada para penjual petasan tanpa izin di wilayah Kabupaten Pangandaran. Untuk sementara, pihaknya hanya memberikan teguran kepada penjual petasan.