Objek Wisata Aden Tembong Agung, Jadi Solusi Nyata untuk Warga Terdampak Waduk Jatigede

Objek Wisata Aden Tembong Agung Waduk Jatigede
Sahman Abdul Ghafur, pengelola objek wisata Aden Tembong Agung di wilayah pesisir Waduk Jatigede. Ist/ruber.id

NEWS, ruber.id – Sejumlah warga yang terdampak genangan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat hingga kini masih menghadapi kesulitan ekonomi.

Kehilangan lahan pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi sumber penghidupan membuat sebagian warga terdampak Waduk Jatigede harus berjuang keras mencari pekerjaan baru.

Keprihatinan terhadap kondisi tersebut disampaikan Sahman Abdul Ghafur, pengelola Objek Wisata Aden Tembong Agung.

Sahman mengakui, masih banyak warga terdampak yang belum mendapatkan pekerjaan tetap setelah wilayahnya tergenang bendungan.

Sebagai langkah konkret, Sahman mencoba membuka peluang kerja melalui sektor pariwisata.

Objek wisata Aden Tembong Agung berlokasi di Jalan Aden Surya Kencana, Kampung Ciduging, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Baca juga:  Konyol! Maling Tinggalkan Hape di TKP, Polisi Ringkus 2 Pelakunya

Objek wisata ini didirikan, dengan tujuan untuk membantu masyarakat sekitar. Khususnya, warga terdampak Waduk Jatigede, agar memiliki penghasilan alternatif.

“Untuk sementara,.selama bulan puasa tempat wisata ditutup karena fokus ibadah. Namun, setelah itu akan kembali beroperasi.”

“Tujuan utama kami memang untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” ujar Sahman.

Meski demikian, Sahman menyadari keterbatasan usahanya belum mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah

Ia berharap, adanya kolaborasi dan perhatian dari berbagai pihak. Termasuk dari pemerintah daerah, agar solusi yang lebih luas dapat segera diwujudkan.

Harapan itu, ia sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir.

Baca juga:  Herman: Jika Ada Bullying, Tekan Tombol Darurat di Tahu Sumedang

Menurutnya, peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk menciptakan peluang kerja baru. Sehingga, masyarakat terdampak bisa kembali mandiri secara ekonomi.

“Semoga ada solusi konkret yang bisa membuka lapangan pekerjaan, supaya warga yang terdampak memiliki penghasilan lagi,” ungkapnya.

Lebih jauh, Sahman menilai, kebahagiaan masyarakat di sekitar Waduk Jatigede hanya bisa terwujud jika semua pihak memiliki kepedulian dan kebijaksanaan dalam bertindak.

Sahman juga menyinggung, luka mendalam yang masih dirasakan sebagian warga.

Bukan hanya karena kehilangan mata pencaharian, tetapi juga karena tenggelamnya sejumlah situs dan warisan budaya yang menjadi bagian dari sejarah Sumedang.

Menurutnya, pelestarian seni dan budaya menjadi hal penting agar generasi mendatang tetap mengenal akar sejarahnya.

Baca juga:  Rotasi Mutasi Pejabat Sumedang, Bupati: Jangan Korupsi, Terus Berinovasi

“Semoga ke depan, ada jalan terbaik bagi warga terdampak. Baik secara ekonomi, maupun dalam menjaga warisan budaya yang tersisa,” ucap Sahman. ***