21.4 C
Indonesia
Kamis, September 23, 2021
spot_img

Nenek Buruh Cuci Pakaian di Garut Dapat Bantuan Sembako

Nenek Buruh Cuci Pakaian di Garut Dapat Bantuan Sembako

GARUT, ruber.id — Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Garut, Jawa Barat kembali menyusuri perkampungan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga miskin.

Seperti pada Ahad (8/12/2019), IWO Garut menyerahkan bantuan berupa sembako sebanyak 10 paket di 4 desa di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.

BACA JUGA: Ada Warga Garut yang Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Ayam, IWO Bergerak Beri Bantunan

Keempat desa yang menjadi target pembagian sembako gratis yaitu Desa Limbangan Barat, Desa Dunguswiru, Desa Neglasari, dan Desa Surabaya.

“Kami hari ini membagikan sembako pada masyarakat yang tidak mampu di empat desa di Kecamatan Limbangan.”

BACA JUGA:  Warga Sekitar Positif Corona, Beredar Kabar Pasar Wanaraja Garut Akan Ditutup

“Penerima bantuan merupakan sosok perempuan yang memang sangat membutuhkan bantuan,” ujar Ketua IWO Kabupaten Garut Robi Taufiq Akbar, Ahad (8/12/2019).

BACA JUGA:  PSBB Garut Berlaku di 14 Kecamatan, Sanksi Menanti Jika Melanggar

Robi mengatakan, target yang menjadi penerima bantuan sembako gratis ini merupakan masyarakat yang memang sangat membutuhkan.

Seperti, yang terjadi di Kampung Dunguswiru, Desa Dunguswiru, Kecamatan Limbangan. Seorang buruh cuci pakaian bernama Tinah, 52, yang tinggal di gubuk ukuran 4×6 meter persegi.

“Saya sangat terharu, seorang perempuan yang usianya 52 tahun masih semangat untuk bekerja keras memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Meskipun harus menjadi seoarng pembantu rumah tangga,” ucap Robi.

Robi menuturkan, pemberian sembako pada masyarakat tidak mampu merupakan salah satu program IWO Garut dalam membantu program pemerintah.

BACA JUGA:  Hore!!! Sebentar Lagi, di Limbangan Garut Bakal Ada Rumah Sakit

“Ini program organisasi IWO Garut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tidak mampu,” kata Robi.

Selain di Desa Dunguswiru, Robi mengaku terharu kepada sosok perempuan yang usianya sudah 70 tahun. Orang tersebut bernama Encum yang tinggal besama anaknya.

BACA JUGA:  Gangguan Jaringan dan Blangko e-KTP Kosong, Warga Membeludak di Disdukcapil

“Encum merupakan sosok perempuan yang kuat dalam menghadapi hidup yang saat ini serba sulit,” kata Robi.

Sementara itu, penerima bantuan Tinah, 52, warga Kampung Dunguswiru, Desa Dunguswiru, Kecamatan Limbangan, mangaku, haru karena masih ada yang peduli dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu.

“Saya tinggal berdua sama suami yang mengidap penyakit berat. Ada bantuan sembako gratis saya ucapkan terima kasih.”

“Wartawan juga masih memiliki hati yang baik. Semoga sehat selalu rekan-rekan wartawan,” ucap Tinah.

BACA JUGA:  Tebing Longsor, Nenek asal Garut Ini Tewas Diterjang Batu

Terlepas dari bantuan yang diterima, Tinah mengeluhkan dengan kondisi rumah yang hampir ambruk.

Apalagi, lanjut Tinah, sekarang ini sudah memasuki musim penghujan.

“Kalau hujan besar, saya berdua takut roboh rumahnya,” keluh Tinah. fey

Baca berita lainnya: Banyak Warga Miskin Belum Masuk SIKS-NG, Pak Kades Diminta Validasi Data

Related Articles

1 KOMENTAR

Comments are closed.

- Advertisement -

Latest Articles