22.4 C
Indonesia
Selasa, Oktober 26, 2021
BJB KPRBJB KPRBJB KPR

Peran Motekar di Pangandaran Dimaksimalkan

BERITA PANGANDARAN, ruber.id – Peran Motivator Ketahanan Keluarga atau Motekar di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dimaksimalkan.

Dalam hal ini, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau DKBP3A Pangandaran menugaskan kadernya dalam pendampingan dan pemberdayaan keluarga.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak di DKBP3A Pangandaran Ayi Rohanah mengatakan, Motekar merupakan kader pemberdayaan masyarakat yang dibentuk oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Barat.

“Tugas Motekar di antaranya, untuk melakukan program mendukung ketahanan keluarga sebagai motivator, fasilitator, inovator dan dinamisator,” kata Ayi, Jumat (1/10/2021).

Selain itu, kader ini juga memiliki tugas dari mulai mengidentifikasi masalah, memberikan motivasi, memediasi, mendidik, merencanakan solusi, serta mengadvokasi keluarga rentan.

BACA JUGA:  Korban KDRT di Pangandaran Meninggal Dunia Usai Dianiaya

“Motekar juga memiliki tanggungjawab untuk dapat mengurangi kasus kekerasan dalam keluarga, masalah ekonomi dan masalah legalitas,” ujarnya.

Ketahanan keluarga merupakan salah satu ujung tombak pembangunan suatu bangsa di masa depan.

Untuk itu ketahanan keluarga sangat berpengaruh terhadap kualitas pembangunan.

“Harapan kami, kiprah motivator di Pangandaran bisa menekan angka pernikahan dini yang kerap terjadi di masyarakat,” tuturnya.

Secara kualitas, sumber daya manusia (SDM) kader Motekar ini terus ditingkatkan. Salah satunya melalui pelatihan dan bimbingan teknis.

“Sebagai indikator tingkat keberhasilan kinerja mereka dapat dilihat dari permasalahan sosial. Seperti human trafficking dan kekerasan dalam rumah tangga,” terangnya.

Ayi menyebutkan, kinerja yang dilakukan Motekar merupakan implementasi dari amanat Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, yang digagas oleh DP3AKB.

BACA JUGA:  Kuda Lumping di Pangandaran Akulturasi Budaya Dua Suku

“Secara teknis kinerja Motekar adalah memberikan penjelasan, pemahaman dan penyuluhan kepada masyarakat. Terkait dengan program KB, kesehatan, pendidikan dan upaya peningkatan kesejahteraan keluarga,” sebutnya. (R001/smf)

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles