Mitos Patung Pastor di Taman Maluku Bandung

Mitos Patung Pastor di Taman Maluku Bandung
Foto from Youtube Indo Viral

KOPI PAGI, ruber.id– Taman Maluku merupakan sebuah taman kota, yang dipenuhi pohon rindang serta beberapa meja piknik di bawahnya.

Berlokasi di Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, taman ini menjadi salah satu tempat menarik di pusat Kota.

Udara sejuk dan suasana damai, meskipun berada di tengah kota membuat taman ini nyaman untuk bersantai.

Namun dibalik itu semua, ada beberapa mitos seram yang terkenal dan banyak diketahui oleh masyarakat.

Salah satunya adalah tentang Patung Pastor Verbraak di Taman Maluku itu.

Mitos Patung Pastor di Taman Maluku Bandung

Banyak yang percaya, bahwa Pastor tewas karena kecelakaan pesawat lalu jasadnya dikubur di bawah monumen patungnya.

Baca juga:  BPBD Jawa Barat Kunjungi Kantor SAR Bandung, Ini yang Dibahas

Kisah seram mengenai patung setinggi 4 meter ini beredar luas, konon mata dari patung itu akan mengikuti siapa saja yang jalan di dekatnya pada malam hari.

Lainnya, patung tersebut akan menganggukkan kepala saat lonceng katedral berdentang dan halaman buku yang dipegangnya akan berubah setiap hari.

Yang lebih menyeramkan, konon patung itu akan turun dan berjalan-jalan dalam kegelapan malam di Taman Maluku.

Di sekitar patung juga sering muncul sosok raksasa dan juga wanita dengan baju warna merah.

Pastor Verbraak adalah seorang pria berkebangsaan Belanda, yang lahir pada 28 Maret 1835.

Ia mengawali karirnya sebagai pedagang, lalu beralih menjadi seorang Pastor dan ditugaskan ke Padang pada tahun 1872.

Baca juga:  Kakawin Nagarakertagama, Sumber Sejarah Paling Terpercaya

Verbraak terkenal dengan perhatiannya terhadap anak-anak, terutama yang ada di panti asuhan.

Kepeduliannya terhadap anak-anak, membuat ia dicintai oleh banyak orang.

Patung penghargaan untuk Verbraak  juga sempat ada di Aceh, tepatnya di Simpang Pante Pirak dan Peunayong atau Simpang Lima dan kini patung itu sudah tidak ada lagi.

Pada tahun 1922, Pemerintah Kota Rotterdam memberikan penghargaan untuk Verbraak.

Lalu dikumpulkan lah dana, untuk membuat patung Verbraak karya seniman G.J.W Rueb di Taman Maluku pada 27 Januari 1922.

Mitos adanya jenazah di bawah patung juga soal patung bisa bergerak sendiri adalah tidak benar.

Yang ada di bawah patung Pastor Verbraak, hanyalah saluran air kota.

Baca juga:  ITB Bakal Gratiskan UKT Seleksi Mandiri untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Itulah Mitos Patung Pastor Verbraak Di Taman Maluku Bandung.