SPORTS, ruber.id – Manchester City sukses meraih gelar Piala Liga Inggris, usai menaklukkan Arsenal di laga final yang digelar di Wembley Stadium, Senin (23/3/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini, sekaligus menegaskan dominasi The Citizens di kompetisi domestik dalam beberapa musim terakhir.
Hebatnya lagi, Man City meraih trofi ini dari Arsenal yang kini, tengah berjuang untuk memperebutkan semua gelar pada musim kompetisi 2025/2026 ini.
Dikutip dari akun X jurnalis Fabrizio Romano, sosok muda, Nico O’Reilly, tampil sebagai pahlawan kemenangan Man City, dengan mencetak dua gol.
Penampilan impresifnya, membuat gelandang muda tersebut sebagai Man of the Match dalam partai puncak ini.
Di balik kesuksesan tersebut, peran manajer Pep Guardiola kembali menjadi sorotan.
“Pelatih asal Spanyol itu kini telah mengoleksi lima gelar Piala Liga bersama Manchester City. Terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut untuk seorang pelatih,” jelas Romano.
Sejak menangani Man City, Guardiola telah mempersembahkan total 19 trofi bergengsi.
Rinciannya, meliputi enam gelar Liga Inggris, dua Piala FA, lima Piala Liga, tiga Community Shield, serta masing-masing satu gelar Liga Champions, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub.
Profil Pep Guardiola
Pep Guardiola, merupakan salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola modern.
Lahir di Santpedor, Spanyol, pada 18 Januari 1971, ia dikenal dengan filosofi permainan menyerang berbasis penguasaan bola yang revolusioner.
Karier kepelatihannya, melejit saat menangani Barcelona. Di mana, ia memperkenalkan gaya “tiki-taka” dan meraih berbagai gelar, termasuk Liga Champions.
Kemudian, Pep melanjutkan kesuksesannya bersama Bayern Munich sebelum akhirnya memperkuat reputasinya di Manchester City.
Secara keseluruhan, Guardiola kini telah mengoleksi 40 trofi sepanjang karier kepelatihannya.
Koleksi tersebut, mencakup gelar liga di tiga negara berbeda. Yakni di Spanyol, Jerman, dan Inggris, serta tiga trofi Liga Champions.
Torehan prestasi ini, menjadikan Pep Guardiola sebagai salah satu pelatih tersukses sepanjang masa.
Arsenal Gigit Jari
Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Arsenal yang harus merelakan satu peluang trofi lepas pada musim 2025/2026.
Meski demikian, tim asuhan Mikel Arteta masih memiliki kesempatan besar untuk bersaing dalam perburuan gelar Liga Inggris dan Liga Champions musim ini. ***







