Thursday, 2 Apr 2020

Malam Minggu, 47 Pasangan Diduga Mesum Digaruk Satpol PP Kota Depok di Sebuah Apartemen

Baca Juga

Satu Warga Positif Corona, Ini Imbauan Pemkab Sumedang

SUMEDANG SELATAN, ruber.id - Setelah warga Sumedang Selatan dinyatakan positif corona, Pemkab Sumedang imbau warga mengikuti seluruh anjuran pemerintah.

Konyol! Dua Kurir Jaringan Banceuy Ditangkap Saat Kirim Sabu ke Tahanan Mapolres Sumedang

SUMEDANG, ruber -- Sat Narkoba Polres Sumedang dalam satu pekan ini telah mengungkap empat kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang. BACA JUGA:...

Akhirnya, di Hari Terakhir Bursa Transfer Inggris, Inter Milan Dapatkan Romelu Lukaku

ruberSPORT -- Menjelang detik-detik terakhir ditutupnya bursa transfer di Inggris, Inter Milan resmi mendapatkan striker Manchester United, Romelu Lukaku. Kepastian ini didapatkan jurnalis Italia Gianluca...

Dua Kaleng Cat Misterius Dikirim Driver Ojek Online ke Rutan, Isinya Mengejutkan

Dua Kaleng Cat Misterius Dikirim Driver Ojek Online ke Rutan, Isinya Mengejutkan KOTA DEPOK, ruber.id -- Rumah Tahanan atau Rutan Kelas II B Cilodong, Kota...

Malam Minggu, 47 Pasangan Diduga Mesum Digaruk Satpol PP Kota Depok di Sebuah Apartemen

KOTA DEPOK, ruber.id — Sebanyak 47 pasangan di luar nikah yang diduga tengah mesum di sebuah apartemen diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2020) malam.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Linda Ratna Wulandari mengatakan, puluhan orang tersebut tidak memiliki hubungan pernikahan alias pasangan mesum.

Linda menyebutkan, sebanyak 20 pasangan diduga kuat melakukan tindakan asusila, 5 perempuan tidak ada kejelasan mereka seperti sedang menunggu seseorang.

Lalu, seorang pria terindikasi yang memfasilitasi menyediakan kamar, sedangkan 2 orang pria lainnya melakukan aktivitasnya tidak jelas di apartemen tersebut.

“Semuanya kami amankan,” ucap Linda usai menggelar operasi di Mako Satpol PP Kota Depok, Ahad (19/1/2020) dini hari.

Kegiatan penertiban ini, kata Linda, rutin dilakukan. Selain sebagai upaya penegakkan Perda tentang ketertiban umum, juga pengawasan dari sisi perbuatan asusila.

Linda menjelaskan, kegiatan penertiban ini dilakukan terpadu Bersama Disdukcapil, Dinas Sosial, Imigrasi, TNI dan Polri. Juga melibatkan Tim Pora atau pengawasan terhadap orang asing.

Puluhan pasangan yang terjaring ini, kata Linda, akan didata dan dibuatkan surat pernyataan.

Setelah itu, lanjut Linda, dilakukan proses interogasi dan pembinaan oleh petugas Satpol PP Kota Depok.

Linda menduga, masih banyak lokasi lain di Kota Depok yang teridentifikasi menjadi tempat perbuatan asusila.

Hal ini, kata Linda, menjadi sebuah acuan untuk lebih memaksimalkan operasi.

“Ada indikasi (Mengarah) prostitusi. Jadi, kami akan lebih memperketat pengawasan. Untuk 1 orang yang diduga menjadi broker (Penyedia kamar di apartemen), akan kami lakukan Tipiring,” sebutnya.

Ditanya soal keberadaan orang asing di apartemen tersebut, kata Linda, ada beberapa WNA yang kebanyakan berstatus pelajar.

Dokumen dan identitas mereka dinilai lengkap sehingga tidak dilakukan penangkapan.

“Dokumen mereka lengkap, rata-rata mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI),” ujarnya. (R007/Moris)

Baca berita lainnya: Wanita Muda Misterius Duduk Manis di Tengah Jalan Margonda, Bikin Macet hingga Heboh se Depok

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Lagi, Dua Pasien Dalam Pengawasan Corona di Garut Meninggal Dunia

GARUT, ruber.id - Dua Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat meninggal dunia, Kamis (2/4/2020). Pusat Informasi...

Hujan Deras Terjang Ciamis: Pohon Tumbang di Rumdin Wabup, Longsor dan Petir Menyambar Rumah Warga

CIAMIS, ruber.id - Hujan deras menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020) sore. Akibatnya, bencana alam terjadi di sejumlah titik wilayah di...

Total Positif Hasil Rapid Test Jadi 11 Orang, Warga Terdampak Corona di Sumedang Dapat Bantuan Sosial

SUMEDANG, ruber.id - Hasil rapid test sebelas warga Kabupaten Sumedang positif COVID-19, Kamis (2/4/2020) jam 16.00 WIB. Bupati Sumedang...

FMKKS Sumedang: Dana BOS Bisa Digunakan untuk Pencegahan Corona

SUMEDANG, ruber.id - Pandemi corona membuat berbagai kegiatan dan penyelenggaraan pendidikan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat dilaksanakan.

Awasi Pemudik dari Zona Merah, 93 Kades di Pangandaran Diminta Laporkan Data Perantau

PANGANDARAN, ruber.id - Derasnya arus mudik dari zona merah COVID-19 dikhawatirkan akan memperluas penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus Corona.