Ling Ling Nugraha Sanjaya Daftar Jadi Balon Bupati Pangandaran ke PDI Perjuangan

Ling Ling Nugraha Sanjaya daftar jadi bakal calon (balon) Bupati Pangandaran ke PDI Perjuangan. dede/ruber.id

BERITA PANGANDARAN – Ling Ling Nugraha Sanjaya mendaftarkan diri jadi bakal calon (balon) Bupati Pangandaran di Pilkada 2024 ke PDI Perjuangan, Rabu 17 April 2024 siang.

Pria yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUTRPRKP) Pangandaran ini resmi menyerahkan formulir pendaftaran ke partai berlambang banteng moncong putih itu.

Pantauan di lapangan, saat mendaftar Ling Ling diantar oleh sejumlah pengusaha dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini.

Ling Ling mengatakan, dirinya mengikuti proses penjaringan balon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran di PDI Perjuangan. Di mana, partai berlambang banteng ini partai pertama yang membuka pendaftaran balon kepala daerah.

Baca juga:  KPU Tetapkan Jeje-Ujang Endin sebagai Paslon Terpilih Pilkada Pangandaran 2020

“Saya memang datang dari seorang birokrat. Tapi saya akan secepatnya mengajukan pengunduran diri dari ASN untuk pensiun sesuai aturan yang berlaku. Insyaallah nanti setelah ada penetapan calon dari PDI Perjuangan,” kata Ling Ling.

Di hari yang sama, sebelum kedatangan Ling Ling, ada pendaftar lainnya, yakni Ujang Endin Indrawan. Ia merupakan Wakil Bupati Pangandaran yang saat ini mendampingi Bupati Jeje Wiradinata.

Ujang Endin mengatakan, ada beberapa alasan dirinya tergerak untuk maju di kontestasi Pilkada Pangandaran 2024. Di antaranya, ia akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik dan akan menyempurnakannya.

Selain memiliki pengalaman sebagai wakil bupati dan birokrasi, dirinya pun telah mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat di Kabupaten Pangandaran.

Baca juga:  Perpustakaan Daerah Sepi, Warga Pangandaran Lebih Suka Membaca di Ruang Terbuka

“Konsep dan gagasan saya untuk membangun Pangandaran ke depan sebagai daerah wisata yang lebih baik dan maju. Tentunya memerlukan SDM yang mumpuni, berpengalaman, memiliki integritas. Intinya waktu dan proses,” ucapnya.