Sabtu, 8 Agu 2020

Kurir Surat Penting Pemekaran Pangandaran Dedi Kurniadi Tutup Usia

Baca Juga

Man United Sepakat Lepas Lukaku ke Inter Milan

SPORT, ruber -- Manchester United dan Inter Milan telah menyetujui persyaratan atas kesepakatan untuk Romelu Lukaku. Striker Belgia itu telah mencapai kesepakatan pribadi untuk bergabung...

Baznas Sumedang Berikan Pelatihan PBBA kepada Guru Ngaji dan UPZ

SUMEDANG, ruber -- Baznas Kabupaten Sumedang memberikan pelatihan Pemberantasan Buta Bahasa Alquran (PBBA). Kegiatan yang dipusatkan di aula kantor Baznas Sumedang ini diikuti 100 peserta...

Bupati Sumedang Lantik 381 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

SUMEDANG, ruber.id - Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir melantik 381 pejabat eselon III, dan IV di lingkungan Pemkab Sumedang, Rabu (5/8/2020).

Di Hari Anak Nasional, KPAID Kabupaten Tasikmalaya Raih Predikat Terbaik se-Indonesia

TASIKMALAYA, ruber.id - KPAID Kabupaten Tasikmalaya meraih predikat terbaik kategori Dalam Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Anak pada KPAI...

PANGANDARAN, ruber.id – Kurir surat penting pemekaran Pangandaran Dedi Kurniadi yang akrab disapa Abud tutup usia.

Kabar duka tersebut datang dari istri almarhum sekitar jam 16.00 WIB, Selasa (28/07/2020) melalui sambungan telepon.

Dedi Kurniadi atau Abud dikabarkan tutup usia di RSU Banyumas, Jawa Tengah saat menjalani pengobatan kontrol rutin.

Atas kabar tersebut, sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku pemekaran Pangandaran mulai berdatangan ke rumah duka di Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Anak pertama almarhum yang masih berusia 17 tahun Ilham Hamdani menerangkan, bapaknya sempat berpesan jika tutup usia ingin dimakamkan di Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

“Bapak berpesan dimasa sakit saat lebaran 2020, kalau meninggal dunia ingin dimakamkan di kampung halaman kelahirannya,” kata Ilham.

Almarhum Dedi Kurniadi atau Abud lahir pada 27 September 1972 dan tutup usia pada umur 48 tahun, meninggalkan satu istri bernama Enin Rustini dan 2 anak yaitu Ilham Hamdani berusia 17 tahun dan Muhammad Fitri Haikal yang masih berusia 7 tahun.

Semasa hidupnya, almarhum aktif sebagai penggiat sosial dan pernah menjabat sebagai Kepala Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi. Dengan masa jabatan satu periode.

Saat proses tahapan pemekaran Pangandaran, almarhum aktif sebagai kurir pengantar surat penting ke desa yang mencakup wilayah pemekaran waktu itu.

Almarhum dimata teman dan sahabatnya dinilai sosok yang humoris dan memiliki prinsip saat perjuangan pemekaran Pangandaran berlangsung. (R001/smf)

BACA JUGA: Abut Berhasil Budidayakan Teh Ungu dari Bunga Telang di Pangandaran

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Hari Ini, 9 Warga Garut Positif Corona

GARUT, ruber.id - Gawat, ada penambahan 9 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona, Jumat (7/8/2020). Humas Gugus...

Sopir Truk Kabur Setelah Seruduk 3 Motor di Jatinangor Sumedang, 1 Tewas dan Tiga Luka-luka

JATINANGOR, ruber.id - Truk tangki seruduk 3 sepeda motor di Jalan Raya Bandung-Garut, di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (7/8/2020)...

BPJamsostek Raih Predikat WTM Untuk Laporan Keuangan dan Pengelolaan Program Tahun 2019

JAKARTA, ruber.id - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK diberi amanah untuk mengelola empat program Dana Jaminan Sosial (DJS). Yaitu Jaminan...

Insentif Guru Honorer di Pangandaran Sudah Dicairkan Rp1.9 Miliar

PANGANDARAN, ruber.id - Insentif guru honorer di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah dicairkan, anggarannya sekitar Rp1.9 miliar. Sebelumnya, honor...

Sulit Sinyal, Pelajar di Banjarnegara Belajar Daring di Kuburan

BANJARNEGARA, ruber.id - Sulit sinyal, pelajar tingkat SMP di Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah belajar di kuburan.