Wednesday, 3 Jun 2020

Kreasi Warga Pangandaran, Limbah Batok Disulap Jadi Barang Berharga

Baca Juga

TMMD ke 106 di Pangandaran Resmi Ditutup

TMMD ke 106 di Pangandaran Resmi Ditutup PANGANDARAN, ruber.id -- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 resmi ditutup, Kamis (31/10/2019). Program yang...

Anak Kecanduan Ponsel? Coba Beberapa Cara Ini untuk Mengatasinya

ruber.id -- Tak bisa dipungkiri, sekarang ini banyak anak yang kecanduan ponsel. Bahkan, anak yang masih di bawah usia 2 tahun pun tak ketinggalan. Ketika...

Ingin Organisasi Lebih Hidup, Dian Siap Raih Kursi Ketua MPC PP Kota Banjar

BANJAR, ruber -- Bendahara Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Banjar Dian Suryanto Gunawan yang akrab disapa Encep Dian siap maju dalam...

Bersama Koramil, Warga Cilayung Jatinangor Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

SUMEDANG, ruber -- Sudah hampir tiga minggu warga Dusun Nengkor dan Dusun Cinumbang swadaya memperbaiki jalan yang rusak parah di wilayah mereka. Seperti hari ini,...

PERAJIN limbah batok kelapa asal Kabupaten Pangandaran Asep Ali Imron menunjukkan aneka kerajinan tangan yang dibuatnya, Sabtu (12/10/2019). smf/ruber.id

Kreasi Warga Pangandaran, Limbah Batok Disulap Jadi Barang Berharga

PANGANDARAN, ruber.id — Limbah batok kelapa yang biasanya digunakan bahan bakar oleh masyarakat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat kini dikreasi menjadi barang berharga.

Warga Kabupaten Pangandaran, Asep Ali Imron berhasil menekuni usaha kerajinan berbahan limbah batok ini sejak tahun 2013.

“Latar belakang pendidikan S1 saya seni rupa, setelah wisuda pulang ke kampung halaman dengan niat mengembangkan potensi yang ada,” kata Asep kepada ruber.id, Sabtu (12/10/2019).

BACA JUGA: Kisah Mayangsari Penunggu Pohon Ketapang Laut di Parigi Pangandaran

Asep menjelaskan, banyaknya pohon kelapa di Kabupaten Pangandaran menjadi salah satu potensi yang dilirik olehnya.

“Dari mulai buah, tapas, batok, daun, batang pohon hingga akar, pohon kelapa ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” ucap Asep.

Asep memilih memanfaatkan batok kelapa untuk dijadikan barang yang memiliki nilai berbagai fungsi dan bernilai ekonomi lebih ini melalui gagasan dan konsep yang ia miliki.

“Limbah batok kelapa ini saya buat menjadi barang kebutuhan rumah tangga, properti rumah,” jelas Asep.

Asep menerangkan, dari pengolahan limbah batok kelapa yang dibuat menjadi barang kerajinan, dirinya bisa meraup penghasilan lebih dari Rp10 juta tiap bulannya.

“Kerajinan yang saya buat ini di antaranya teko batok, saya jual dengan harga Rp80.000, dan gelas batok mulai dari harga Rp10.000 hingga Rp25.000 per pcs,” tutur Asep.

Asep menambahkan, selain limbah batok kelapa ini dibuat berbagai kreasi seperti teko dan gelas, juga bisa dibuat menjadi hiasan dinding untuk dipajang di rumah hingga perkantoran.

“Dari limbah batok kelapa ini, minimalnya, saya sudah turut membantu pemerintah dalam meminimalisasi limbah, agar lingkungan tetap terjaga, tetap bersih. Dan limbah yang saya olah ini juga menjadi berharga karena punya nilai ekonomis tinggi,” kata Asep. smf

Baca berita lainnya: Lengkap di Sektor Perikanan, Desa di Pangandaran Ini Jadi Zona Minapolitan

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

1092 Calon Jemaah Haji Ciamis Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

CIAMIS, ruber.id - Sebanyak 1092 calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis dipastikan batal berangkat tahun 1441 Hijriah/2020 ini. Hal...

Terimbas Corona, 386 Calon Jemaah Haji di Pangandaran Gagal Berangkat

PANGANDARAN, ruber.id - Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan ibadah haji pada penyelenggaraan ibadah 1441 Hijriyah atau tahun 2020. Keputusan itu...

Hasil Rapid Test Masif di Sumedang, 31 Orang Reaktif

SUMEDANG, ruber.id - Pemkab Sumedang melakukan rapid test masif untuk melacak peta sebaran kasus COVID-19. Rapid test masif yang...

Anggaran Penanganan COVID-19 di Kota Tasik Tak Transparan, DPRD Akan Buat Nota

TASIKMALAYA, ruber.id -- Anggaran bantuan sosial (bansos) dan penanganan pandemi COVID-19 di Kota Tasikmalaya dinilai carut marut.

Kasus Pengeroyokan Karyawan Star Fashion di Boyolali, Polisi Hadirkan Belasan Saksi saat Reka Ulang

BOYOLALI, ruber.id - Satreskrim Polres Boyolali, Jawa Tengah melakukan prarekonstruksi (Pra reka ulang), kasus pengeroyokan karyawan Star Fashion di Jalan Ir Soekarno,...