24.4 C
Indonesia
Selasa, September 21, 2021
spot_img

Korban Tenggelam di Sungai Ciwulan Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa

Warga Diimbau Lebih Hati-hati saat Beraktivitas di Sungai

TASIKMALAYA, ruber — Rositar, 40, korban tenggelam Sungai Ciwulan Desa Linggalaksana Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya ditemukan tewas, Sabtu (6/7/2019) jam 08.30 WIB.

Jasad korban ditemukanbtim SAR gabungan pada operasi pencarian hari kedua. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai itu padanJumat (6/7/2019) sore.

BACA JUGA: Jatuh Terpeleset, Warga Cikatomas Tasikmalaya Hilang di Sungai Ciwulan

“Korban ditemukan tim SAR gabungan dan tim yang kami turunkan dari Pos SAR Tasikmlaya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Joshua Banjarnahor, Sabtu pagi.

BACA JUGA:  Banjir Rendam Pemukiman Warga Cirebon, Basarnas Bandung Siaga

Jasad korban, kata dia, langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

BACA JUGA:  Polres Tasikmalaya Kembali Ringkus 2 Pelaku Komplotan Curanmor, 1 Masih Buron

Pada operasi pencarian ini, selain Basarnas Bandung, juga anggota BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Koramil Cikatomas, Polsek Cikatomas, Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, PMI Kabupaten Tasikmalaya dan Karangtaruna Linggalaksana.

Deden menambahkan, dengan banyaknya kejadian kondisi membahayakan manusia di sepanjang sungai di wilayah Jawa Barat warga diimbau untuk lebih berhati-hati. Khususnya dalam melakukan aktivitas di sungai.

“Pemerintah setempat mulai dari perangkat desa juga harus berperan aktif untuk menyosialisakan akan pentingnya keselamatan,” sebutnya.

Basarnas Jawa Barat sendiri, lanjut dia, mempunyai program RW siaga SAR. Di mana, hal ini sudah di terapkan di beberapa wilayah.

BACA JUGA:  Susuri Sungai Citarum, Basarnas Bandung Cari Warga Karawang yang Hilang saat Berenang

“Contohnya di Baleendah, perangkat desa dan warganya dilatih dan didukung kesiapannya dalam menghadapi hal yang mengancam nyawa bila terjadi kondisi membahayakan manusia.”

BACA JUGA:  Tenggelam di Sungai Cipunagara, Kakek asal Subang Belum Ditemukan

“Hal ini dinilai sangat efektif, karena dilihat dari penurunan grafik kondisi membahayakan manusia di sekitaran wilayah Bandung selatan.”

“Kami akan selalu terbuka kepada masyarakat terlebih untuk keselamatan bersama,” ujarnya. luvi

Sumber berita & foto: rilis, dokumen Basarnas Bandung

loading…


Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles