Minggu, 20 Sep 2020

Komunitas di Kota Bandung Minta GBLA Kembali Diaktifkan

Baca Juga

Banyak Konten Syur, Kemkominfo Ancam Take Down Link Tayangan Kimi Hime

ruber -- Lantaran akun youtube-nya dianggap melanggar norma kesusilaan, Kemkominfo panggil youtuber Kimi Hime. Namun, karena tidak direspons hingga 5 kali pengiriman e-mail, bahkan hingga...

Waspada! Jajanan Anak Sekolah di Sumedang Ditengarai Mengandung Zat Berbahaya

SUMEDANG, ruber -- Sejumlah pangan jajanan anak sekolah (PJAS) saat ini ditengarai mengandung zat berbahaya. Menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang menyosialisasikan kegiatan Diseminasi...

Lulusan SMA Mendominasi, Warga di Pangandaran Lebih Tertarik Kerja di Luar Daerah

PANGANDARAN, ruber -- Mayoritas warga di Kabupaten Pangandaran lebih tertarik bekerja di luar daerah. BACA JUGA: Banyak yang Ditilang, Tingkat Kesadaran Pengendara di Pangandaran Dianggap Minim Selama...

Penetapan Pimpinan Definitif DPRD Banjar Terhambat, Mahasiswa Angkat Bicara

KOTA BANJAR, ruber.id -- Belum adanya pimpinan definitif di DPRD sangat berdampak serius dan berimbas ke berbagai sektor. Hal tersebut membuat Forum Mahasiswa Kota Banjar...

KOTA BANDUNG, ruber.id — Sejumlah komunitas di Kota Bandung, Jawa Barat akan mendukung pemerintah kota untuk mengaktifkan kembali Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pertandingan olahraga.

Penasehat GBLA Lovers Aristomuhaji menyebutkan komunitasnya, mendukung semua pihak agar menyetujui penggunaan stadion kebanggaan Kota Bandung ini.

Sebab, kata dia, kondisi bangunan GBLA laik guna. Sementara, bagi mereka yang menyatakan GBLA tidak aman justru harus dipertanyakan.

Aris juga mengaku telah mendengar langsung penjelasan dari Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana soal berbagai langkah Pemkot Bandung dalam mengupayakan aktivasi dan pemanfaatan GBLA.

Pihaknya, kata Aris, sepakat dengan Pemkot Bandung, bahwa masalah GBLA ini harus segera dituntaskan.

Pemkot Bandung, kata Aris, telah mengantongi berbagai hasil kajian dari para ahli tentang kelaikan GBLA.

Termasuk, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyatakan bahwa GBLA aman digunakan.

Soal penurunan tanah yang selama ini dikhawatirkan oleh pihak tertentu, hal itu memang kondisi yang sudah diantisipasi.

Dan itu, kata Aris, tidak akan mengganggu struktur utama bangunan.

Surat dari Kementerian PUPR juga menyatakan bahwa stadion itu layak digunakan.

Maka dari itu, kata Aris, yang jadi masalah itu memang ada penurunan selama 15 tahun.

Dan penurunan tanah di luar struktur utama ini pasti akan terjadi.

“Saya kira, GBLA bisa digunakan. Tinggal keberanian saja untuk menggunakan itu. Karena, sudah dilakukan uji ilmiah,” ucapnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh GBLA Lovers.

Yana memastikan, langkah Pemkot Bandung sejalan dengan komunitas yang terus mengawal aktivitas GBLA.

Pemkot Bandung pun, kata Yana, sudah siap dengan segala prosesnya. Bahkan, untuk kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga sudah akan mulai difasilitasi.

Pemkot Bandung, kata Yana, tidak ingin ada cacat aturan dalam prosesnya nanti. Dan prosedur administratif harus tetap ditempuh.

Pemkot Bandung, lanjut Yana, tinggal menunggu langkah dari PT Adhi Karya dan kepolisian mengeluarkan dokumen yang bisa digunakan untuk mengaktivasi GBLA. (R005)

Baca berita lainnya: Ada Keretakan dan Penurunan Struktur Stadion GBLA, Ini Penjelasan Pemkot Bandung

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Dua Rumah di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

SUMEDANG, ruber.id - Dua rumah panggung di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang ludes terbakar, Sabtu (19/9/2020) malam sekitar jam 20.15 WIB.

Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Positif COVID-19

NASIONAL, ruber.id - Ratu Dangdut  Elvy Sukaesih positif COVID-19 dan dikabarkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Putri Umi Elvy yaitu...

BJB Pangandaran Ngadigi, Digitalkan Sejumlah Objek Wisata

PANGANDARAN, ruber.id - Bank BJB bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran, Jawa Barat dalam pengaplikasian QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard.

Sudah 4 Orang Meninggal karena COVID-19, Masih Banyak Warga Sumedang Melanggar Prokes

SUMEDANG, ruber.id - Sejak pandemi Covid-19 bulan Maret 2020 lalu, sudah ada empat warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terkonfirmasi virus corona...

Catatkan 7 Kasus Baru, Konfirmasi Covid-19 Tasikmalaya 52 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dalam dua hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kembali bertambah tujuh orang, Sabtu (19/9/2020).