Wednesday, 8 Jul 2020

Komunitas di Kota Bandung Minta GBLA Kembali Diaktifkan

Baca Juga

Desa Karangjaladri Pangandaran Jadi Kawasan Budidaya Kakap Putih

PANGANDARAN, ruberĀ -- Dinas Kelautan Perikanan Ketahanan Pangan (DKPKP) Pangandaran dirikan kawasan budidaya ikan kakap putih di Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. BACA JUGA: Alokasi...

Sebar Ajakan Ngebom Massal di Whatsapp, Guru PNS di Garut Ditangkap Polisi

GARUT, ruber -- Gara-gara menyebarkan pesan ajakan pengeboman massal di KPU RI, Jakarta, pada 22 Mei 2019, AS (45) guru PNS di Kabupaten Garut,...

Terima 44 Laporan, KPK Akan Tetapkan Status Gratifikasi

  ruber -- KPK mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan gratifikasi. Di antaranya berupa 1 ton gula pasir dari salah satu pemerintah daerah senilai Rp10 juta,...

Pemkab Pangandaran Bangun Jalan Melalui 63 Paket Pekerjaan

PANGANDARAN, ruber -- Anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Pangandaran tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp161 miliar (Rp161.835.664.018). Kepala Bidang Binamarga pada Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang...

KOTA BANDUNG, ruber.id — Sejumlah komunitas di Kota Bandung, Jawa Barat akan mendukung pemerintah kota untuk mengaktifkan kembali Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pertandingan olahraga.

Penasehat GBLA Lovers Aristomuhaji menyebutkan komunitasnya, mendukung semua pihak agar menyetujui penggunaan stadion kebanggaan Kota Bandung ini.

Sebab, kata dia, kondisi bangunan GBLA laik guna. Sementara, bagi mereka yang menyatakan GBLA tidak aman justru harus dipertanyakan.

Aris juga mengaku telah mendengar langsung penjelasan dari Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana soal berbagai langkah Pemkot Bandung dalam mengupayakan aktivasi dan pemanfaatan GBLA.

Pihaknya, kata Aris, sepakat dengan Pemkot Bandung, bahwa masalah GBLA ini harus segera dituntaskan.

Pemkot Bandung, kata Aris, telah mengantongi berbagai hasil kajian dari para ahli tentang kelaikan GBLA.

Termasuk, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang menyatakan bahwa GBLA aman digunakan.

Soal penurunan tanah yang selama ini dikhawatirkan oleh pihak tertentu, hal itu memang kondisi yang sudah diantisipasi.

Dan itu, kata Aris, tidak akan mengganggu struktur utama bangunan.

Surat dari Kementerian PUPR juga menyatakan bahwa stadion itu layak digunakan.

Maka dari itu, kata Aris, yang jadi masalah itu memang ada penurunan selama 15 tahun.

Dan penurunan tanah di luar struktur utama ini pasti akan terjadi.

“Saya kira, GBLA bisa digunakan. Tinggal keberanian saja untuk menggunakan itu. Karena, sudah dilakukan uji ilmiah,” ucapnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh GBLA Lovers.

Yana memastikan, langkah Pemkot Bandung sejalan dengan komunitas yang terus mengawal aktivitas GBLA.

Pemkot Bandung pun, kata Yana, sudah siap dengan segala prosesnya. Bahkan, untuk kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga sudah akan mulai difasilitasi.

Pemkot Bandung, kata Yana, tidak ingin ada cacat aturan dalam prosesnya nanti. Dan prosedur administratif harus tetap ditempuh.

Pemkot Bandung, lanjut Yana, tinggal menunggu langkah dari PT Adhi Karya dan kepolisian mengeluarkan dokumen yang bisa digunakan untuk mengaktivasi GBLA. (R005)

Baca berita lainnya: Ada Keretakan dan Penurunan Struktur Stadion GBLA, Ini Penjelasan Pemkot Bandung

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Vivo Rilis Flagship Teranyar, Peminat X50 dan X50 Pro Cukup Bayar DP Rp500.000

GADGET & TEKNO, ruber.id - Vivo segera meluncurkan ponsel flagship perdananya di Indonesia, yaitu Vivo X50 series. Smartphone flagship seri X dari Vivo...

Ribuan Warga Sumedang Sudah Dites Swab dan Rapid, 2 Pasien Positif Corona Masih Dirawat Intensif

SUMEDANG, ruber.id - Hingga Selasa (7/7/2020), pasien positif corona asal Kecamatan Darmaraja dan Tomo masih dirawat intensif di RSUD Sumedang, Jawa Barat.

Polres Tasikmalaya Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Dua di Antaranya Kakak Beradik

TASIKMALAYA, ruber.id - Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tasikmalaya berhasil menggagalkan dan menangkap kawanan pelaku curanmor.

Selasa Siang, Pangandaran Juga Diguncang Gempa

PANGANDARAN, ruber.id - Setelah gempa bumi 6.1 Magnitudo menerjang wilayah Jepara, Jawa Tengah, gempa juga terjadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa...

Gempa 6.1 Magnitudo Guncang Jepara, Netizen: Kebumen Kerasa Banget

KEBUMEN, ruber.id - Gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang wilayah Jepara, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2020) pagi. Gempa terjadi jam 05:54:44...