Sunday, 5 Jul 2020

Kepala Desa se Sumedang Bakal Dipesantrenkan

Baca Juga

Sebut Kerajaan Galuh Tidak Ada, Gubernur Jabar Minta Babeh Saidi Minta Maaf

DARMARAJA, ruber.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta tokoh Betawi Ridwan Saidi datang ke Ciamis untuk meminta maaf.

Agar Cita-cita Pangandaran Terwujud, Panglima Pemekaran Ajak Warga Menangkan Prabowo-Sandi

PANGANDARAN, ruber -- Panglima Pemekaran Kabupaten Pangandaran mengajak warga untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 pada Pemilu 2019. Panglima Pemekaran Kabupaten Pangandaran Eka Santosa...

Fakta Pembuangan Bayi di Tol Cisumdawu Sumedang: Saking Takutnya sama Ortu, YY Bungkus Anaknya Pakai Daun Pisang

Fakta Pembuangan Bayi di Tol Cisumdawu Sumedang: Saking Takutnya sama Ortu, YY Bungkus Anaknya Pakai Daun Pisang SUMEDANG, ruber.id -- YY, 18, yang ditangkap tim...

Wisata Taman Sagati Margacinta di Pangandaran Hadirkan Hiburan Tradisional

PANGANDARAN, ruber -- Taman Sagati yang berlokasi di Dusun Balengbeng, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran kini jadi tujuan wisatawan. Salah seorang pegiat pelaku wisata...

SUMEDANG KOTA, ruber.id – Kepala desa se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat akan dipesantrenkan.

Program pesantren kilat ini digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumedang untuk membekali para kepala desa dengan ilmu agama.

Kepala DPMD Sumedang H Endah Kusyaman menyebutkan, program pesantren kilat ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Tujuannya, sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para kepala desa tentang ilmu keagamaan.

Hal ini, kata Endah, sebagai salah satu implementasi dari visi misi Sumedang Simpati, yaitu Agamais masyarakatnya.

“Harapannya, melalui pesantren kilat ini, para kepala desa dapat mengaktualisasikan ilmu agama yang diperolehnya di pesantren.”

“Dalam kehidupan sehari-hari, maupun di lingkungan kerjanya,” kata Endah.

Endah mengatakan, pelaksanaan pesantren kilat ini, sudah diinformasikan kepada seluruh kepala desa.

“Waktu pelaksanaannya nanti disesuaikan dengan kesiapan para kepala desa,” katanya.

Endah menambahkan, untuk kebutuhan anggarannya, sudah dihitung.

Termasuk, pondok pesantren untuk lokasi pesantren kilat juga sudah disurvei.

“Saat ini tinggal menunggu waktu yang tepat saja. Kami ingin, nantinya seluruh kepala desa bisa ikut tanpa terkecuali,” katanya. (R003)

Baca berita lainnya: Jelang Pilkades, 22 Calon Kepala Desa di Jatinangor Ikrar Damai

Komentar

loading...

Artikel Terbaru

Update COVID-19 Kabupaten Tasikmalaya: 5 Kasus Positif, ODP 9 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat sebanyak 5 orang. Dari total kasus...

Kabar Baik, Pasien Positif Corona di Garut Tinggal 1 Orang

GARUT, ruber.id - Kabar baik, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang masih dirawat tinggal tersisa 1 orang.

Seorang Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut

GARUT, ruber.id - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Sabtu (4/7/2020).

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Kota Tasikmalaya Tinggal 2 Orang

TASIKMALAYA, ruber.id - Dari 26 orang pasien positif corona asal Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kini tersisa tinggal 2 pasien yang masih menjalani...

Update COVID-19 Pangandaran: 17 Positif, 10 Sembuh, OTG Masih Tinggi

PANGANDARAN, ruber.id - Hingga Sabtu (4/7/2020), total warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terkonfirmasi positif corona sebanyak 17 orang. Dari...