Saturday, 4 Apr 2020

Kepala Desa se Sumedang Bakal Dipesantrenkan

Baca Juga

Penanganan Kasus KDRT Oknum Anggota DPRD Dianggap Lamban, Padahal Ada Bukti CCTV

CIAMIS, ruber.id - Penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di rumah oknum anggota DPRD Ciamis dinilai lamban. Padahal,...

Tersangka Korupsi Walikota Tasikmalaya Laporkan Harta Kekayaan Terakhir Tahun 2016, Ini Rinciannya

ruber -- KPK menetapkan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka dugaan kasus korupsi DAK dan DID. BACA JUGA:  Suap DAK, KPK Tetapkan Walikota Tasikmalaya Budi Budiman...

Pohon Tua 30 Meter di Gunung Kunci Sumedang Tumbang, Sekeluarga Syok

SUMEDANG, ruber -- Diduga salah perhitungan saat menebang, sebuah pohon pinus sepanjang 30 meter yang ada di Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Kunci, Sumedang...

Soal Dugaan Korupsi di KPU Pangandaran, Muhtadin: Saya Tidak Tahu

PANGANDARAN, ruber -- Ketua KPU Pangandaran Muhtadin mengaku tidak tahu menahu terkait kasus dugaan korupsi yang terjadi pada Pilkada tahun 2015 di lembaganya ini. Muhtadin...

SUMEDANG KOTA, ruber.id – Kepala desa se Kabupaten Sumedang, Jawa Barat akan dipesantrenkan.

Program pesantren kilat ini digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumedang untuk membekali para kepala desa dengan ilmu agama.

Kepala DPMD Sumedang H Endah Kusyaman menyebutkan, program pesantren kilat ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Tujuannya, sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para kepala desa tentang ilmu keagamaan.

Hal ini, kata Endah, sebagai salah satu implementasi dari visi misi Sumedang Simpati, yaitu Agamais masyarakatnya.

“Harapannya, melalui pesantren kilat ini, para kepala desa dapat mengaktualisasikan ilmu agama yang diperolehnya di pesantren.”

“Dalam kehidupan sehari-hari, maupun di lingkungan kerjanya,” kata Endah.

Endah mengatakan, pelaksanaan pesantren kilat ini, sudah diinformasikan kepada seluruh kepala desa.

“Waktu pelaksanaannya nanti disesuaikan dengan kesiapan para kepala desa,” katanya.

Endah menambahkan, untuk kebutuhan anggarannya, sudah dihitung.

Termasuk, pondok pesantren untuk lokasi pesantren kilat juga sudah disurvei.

“Saat ini tinggal menunggu waktu yang tepat saja. Kami ingin, nantinya seluruh kepala desa bisa ikut tanpa terkecuali,” katanya. (R003)

Baca berita lainnya: Jelang Pilkades, 22 Calon Kepala Desa di Jatinangor Ikrar Damai

Loading...

Komentar

loading...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Warga Tertimbun Longsor di Purwakarta Ditemukan Tewas

PURWAKARTA, ruber.id - Warga tertimbun longsoran jembatan di Purwakarta, Jawa Barat ditemukan tewas, Jumat (3/4/2020) sore Menurut informasi terbaru,...

Menaker Minta Pengusaha Bayar THR Lebaran Tepat Waktu, Telat? Ini Dendanya

NASIONAL, ruber.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta pengusaha di Indonesia tepat waktu membayar THR Lebaran. Jika terlambat, Menaker...

Alfamart di Ciamis Dijarah, Bawa Kabur Uang Rp20 Juta, Pelaku Lari ke Arah Banjar

CIAMIS, ruber.id - Sekolompok orang tak dikenal beraksi di Alfamart Nagrak, di Jalan Jenderal Sudirman 246. Tepatnya di wilayah...

Jembatan Longsor di Purwakarta, 6 Warga Terimbun

PURWAKARTA, ruber.id - Bencana longsor menerjang Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020) sore sekitar jam 15.00 WIB.

Tangani COVID-19, DPRD Pangandaran Geser Rp2.2 Miliar Anggaran Reses dan Bimtek

PANGANDARAN, ruber.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sepakat menggeser anggaran dua kegiatan untuk penanggulangan virus Corona (COVID-19).